Prof. Didik J Rachbini: Kelas Menengah Menyusut, Tantangan Besar Presiden Prabowo

Jakarta,IntiJayaNews.com – Studi LPEM FEB UI mencatat jumlah kelas menengah Indonesia pada 2018 mencapai sekitar 60 juta orang atau 23% dari populasi.

Namun, jumlah tersebut menyusut menjadi sekitar 52 juta orang atau 18,8% populasi pada 2023, yang menunjukkan adanya sekitar 8,5 juta orang yang keluar dari kelompok kelas menengah dan berpotensi turun kelas.

Hal itu ditanggapi Ekonom Indef sekaligus Rektor Universitas Paramadina Prof. Didik J Rachbini.”Mereka pun sulit naik kelas. Selain perkembangan lambat dan belum setara dengan negara lain, kini selama lima tahun terakhir ini terjadi penurunan kelas menengah yang merupakan tulang punggung ekonomi,” kata Didik seperti dikutip pada Minggu (16/8/2026), dikutip Sindonews.

Didik menilai kondisi tersebut menjadi tantangan besar bagi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto karena terjadi ketika pertumbuhan ekonomi Indonesia masih bergerak moderat di kisaran 5%.

Pertumbuhan tersebut, menurut dia, lebih banyak ditopang oleh kelompok ekonomi atas, sementara sebagian masyarakat kelas menengah justru menghadapi tekanan terhadap kemampuan menabung.

Menurutnya, penguatan kelas menengah tidak hanya penting dari sisi ekonomi, tetapi juga berkaitan dengan stabilitas sosial dan politik.

Didik mengatakan pemerintah saat ini berupaya mengubah arah kebijakan dengan memperbesar peran negara dalam perekonomian dan mengurangi dominasi struktur ekonomi yang dinilai terlalu terkonsentrasi pada kelompok besar.

Sebab itu, menurut Didik, refleksi 81 tahun kemerdekaan seharusnya tidak hanya melihat capaian pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mengukur seberapa kuat kemampuan masyarakat kelas menengah untuk bertahan dan naik kelas.

Menurut dia, transformasi yang diperlukan adalah membangun struktur ekonomi berbentuk “belah ketupat”, dengan porsi kelas menengah yang kuat, bukan struktur ekonomi berbentuk segitiga yang didominasi kelompok atas.(Sindo/editor: jeffrysarafil/Foto:Maulana Pamuji Gusti-Disway)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *