Biaya Hidup Warga AS Makin Naik, Trump Hanya Bilang Begini!

Donald Trump/ YouTube kompas

IntiJayaNews.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump beralasan kenaikan harga BBM dikarenakan perang Timur Tengah, meminta masyarakat menerima sebagai konsekuensi dari kebijakan pemerintah menghadapi Iran.

Pernyataan itu disampaikan Trump dalam pidatonya di Garden City, New York, Jumat (14/8/2026), ketika eskalasi retorika AS terkait perairan strategis di kawasan Timur Tengah semakin meningkat.

Bacaan Lainnya

“Apa yang kami lakukan adalah pengabdian yang luar biasa bagi dunia, tidak hanya untuk diri kita sendiri. Dan kita benar-benar melakukan pekerjaan yang hebat,” ujar Trump.

Perlu diketahui, harga bahan bakar minyak (BBM) di tingkat konsumen AS merangkak menuju 4 dolar AS per galon, sementara harga minyak mentah Brent mendekati 90 dolar AS per barel.

Bagi masyarakat AS, persoalannya tidak berhenti pada kalkulasi geopolitik. Kenaikan BBM berpotensi meningkatkan biaya transportasi dan memberikan tekanan tambahan terhadap pengeluaran rumah tangga.

Kenaikan harga BBM berhadapan langsung dengan janji kampanyenya untuk menurunkan biaya energi bagi masyarakat AS.

Ketika harga bensin justru bergerak naik, pemerintahan Trump menghadapi tantangan untuk menjelaskan mengapa kebijakan luar negeri dan keamanan nasional harus dibayar dengan biaya hidup yang lebih tinggi.(IndonesiaTimes/editor: jeffrysarafil/Foto:istimewa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *