Tel Aviv,IntiJayaNews.com – Tragedi pilot dan co-pilot baku pukul terjadi di pesawat Boing 737 MAX 8 dalam penerbangan Dubai-Tel Aviv, sebelum dialihkan Tabuk Arab Saudi.
Dilansir BBCNews, mengutip pernyataan dari Flydubai, maskapai yang mengoperasikan pesawat tempat insiden tersebut terjadi.
Seorang juru bicara maskapai mengatakan “terjadi pertikaian di kokpit” penerbangan FZ1073, yang terbang dari Bandara Internasional Dubai menuju Bandara Internasional Ben Gurion pada 30 September.
Menurut pernyataan itu, pesawat “berhasil diamankan oleh awak Flydubai yang sedang bertugas dan berada dalam penerbangan tersebut”.
Mereka kemudian mengalihkan penerbangan dan mendaratkan pesawat dengan selamat di Bandara Tabuk.
Seluruh penumpang dan awak pesawat dalam keadaan selamat dan telah dipastikan keberadaannya.
Maskapai mengatakan telah mengerahkan dua pesawat pengganti ke Tabuk “untuk menggantikan penumpang dan awak pesawat”.
Flydubai menambahkan bahwa insiden tersebut tidak berdampak pada penerbangan terjadwal lainnya dalam jaringan Flydubai.
“Pada tahap awal ini, penyebab dan motif yang melatarbelakangi kejadian tersebut belum diketahui dan masih menjadi bagian dari penyelidikan resmi,” kata maskapai.
Menurut data pelacakan penerbangan yang dikutip sejumlah media, Boeing 737 MAX 8 tersebut sempat terbang pada ketinggian sekitar 15.000 kaki
Data yang ditelaah BBC Verify menunjukkan pesawat anjlok 17.000 kaki (5.200 meter) dalam waktu kurang dari dua menit.
Seorang penumpang menggambarkan situasi itu sebagai “sangat menegangkan”.(BBC/Foto: open source Intel via Vietnam.vn)





