Pengamat Ekonomi Ini Prediksi Harga Pertamax Naik di Bulan Oktober

Jakarta,IntiJayaNews.com – Harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi berpotensi melonjak 5% hingga maksimal 11% pada Oktober 2026.

Dengan skenario kenaikan tertinggi sebesar 11%, harga bensin RON 92 Pertamax yang saat ini berada di angka Rp15.950/liter diperkirakan menyentuh Rp17.704/liter bulan depan.

Bacaan Lainnya

“Proyeksi harga Oktober dihitung dari rata-rata pasar 28 Agustus—28 September, dan pada periode itu harga bensin olahan di Singapura [MOPS] naik sekitar 14%,” ujar Pengamat ekonomi energi sekaligus dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran Yayan Satyakti seperti dikutip Bloombergtechnoz.

Yayan memprediksi harga Pertamax Green 95 naik dari Rp19.150/liter menjadi Rp21.200/liter, sementara Pertamax Turbo diperkirakan meningkat dari Rp19.600/liter menjadi Rp21.450/liter.

Untuk jenis solar atau diesel, harga Dexlite diproyeksikan naik dari Rp23.700/liter menjadi Rp25.000/liter, dan Pertamina Dex berpotensi melonjak dari Rp25.200/liter menjadi Rp26.600/liter.

Di sisi lain, jika pemerintah masih menahan harga Pertamax yang tidak mendapatkan kompensasi APBN ini, Yayan memperhitungkan PT Pertamina (Persero) harus menanggung selisih terhadap harga formula sekitar Rp1,06 triliun/bulan dengan asumsi volume konsumsi 14.200 kiloliter (kl)/hari. 

“Mengingat lonjakan harga pasar internasional saat ini, potensi beban keuangan yang ditanggung Pertamina bahkan diperkirakan membengkak hingga menyentuh Rp1,4 triliun/bulan,” katanya.(Bloombergtechnoz/Foto:istimewa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *