Jakarta,IntiJayaNews.com – Vishal Dasani seorang Edukator dan sleep coach terkemuka Indonesia.menyebutkan, akibat kurang tidur bisa berdampak langsung pada kondisi emosional dan interaksi sosial seseorang.
“Kurang tidur sering kali membuat seseorang menjadi lebih reaktif, mudah tersinggung, hingga cenderung defensif saat berinteraksi dengan orang lain,” kata Vishal, dalam unggahan video di akun Instagramnya.
“Saat tubuh belum cukup pulih, otak punya kapasitas yang lebih rendah untuk pause, mendengar, dan merespons dengan jernih. Jadi, ini bukan berarti kamu orangnya buruk, bisa jadi sistem tubuh kamu memang belum cukup pulih,” tambah Vishal.
Untuk menyikapi hari-hari di mana kualitas tidur sedang buruk, Vishal membagikan beberapa panduan praktis agar emosi tidak merusak hubungan sosial maupun profesional:
- Ambil Jeda dan Tunda Keputusan: Hindari langsung merespons situasi sulit atau mengambil keputusan besar saat emosi sedang tinggi.
- Komunikasi Jujur: Beri tahu orang terdekat atau rekan kerja mengenai kondisi tidurmu agar mereka bisa saling memahami.
- Buka Diri untuk Mengontrol Diri: Minta bantuan orang lain untuk mengingatkan jika mulai menunjukkan sikap defensif.
“Jadi, kalau semalam tidurmu kurang, jangan langsung bertindak berdasarkan semua emosimu hari itu. Ambil jeda, tunda keputusan besar, jangan langsung bereaksi saat emosi masih tinggi.
Dan kalau perlu, bilang ke orang terdekat, ‘Aku semalam kurang tidur nih, kalau mulai ngegas atau ngeyel, diingetin ya’,” tutur dia. (Sindo/editor: jeffrysarafil/Foto:ilustrasi-freepik)





