Washington,IntiJayaNews.com – Mike Wirth selaku Chairman dan CEO Chevron, didesak Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump segera menurunkan harga bensin di negaranya.
Desakan itu disampaikan di tengah kenaikan harga energi yang dipicu konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.
Trump menyebut, Mike Wirth sengaja mengabaikan kontribusi pemerintahannya terhadap kemajuan industri minyak Amerika.
“Satu-satunya hal yang [Wirth] dengan sengaja lupakan adalah bahwa, tanpa kejeniusan, pandangan jauh ke depan, kekuatan, dan stabilitas Pemerintahan TRUMP, Industri Minyak, dan Negara kita sendiri, akan MATI! Sebagai contoh, mereka mengusir Mike dan Chevron dari Venezuela, tetapi sekarang mereka kembali, jauh lebih besar dan lebih kuat dari sebelumnya, berharap untuk menghasilkan kekayaan!”
Trump juga menyerukan agar seluruh perusahaan minyak segera memangkas harga jual bahan bakar kepada masyarakat.
“Itu juga berlaku untuk Perusahaan Minyak lainnya… dan turunkan Harga Minyak konsumen (eceran!) SEKARANG JUGA!”
Trump berulang kali menyatakan harga bahan bakar akan “turun seperti batu” setelah konflik dengan Iran berakhir.
Namun, sejumlah ekonom menilai dampak perang terhadap perekonomian global masih akan berlangsung dalam jangka panjang sehingga penurunan harga tidak akan terjadi secara instan.(finnews/editor: jeffrysarafil/Foto:facebook)





