Gempa Susulan NTT, BMKG: Masih Terjadi Hingga 30 Hari ke Depan

Ilustrasi/ Foto: istimewa

Jakarta,IntiJayaNews.com – Gempa susulan di Nusa Tenggara Timur (NTT) masih berpotensi terjadi hingga 30 hari ke depan. Demikian diinformasikan Deputi Bidang Geofisika BMKG Nelly Florida Riama.

“Dari hasil perhitungan kami sementara dengan data yang ada sampai saat ini, kira-kira dalam waktu 21 sampai 30 hari ke depan akan segera meluruh,” ujarnya dalam konferensi pers, Rabu 19 Agustus 2026

Bacaan Lainnya

BMKG memprediksi aktivitas gempa susulan akan menurun bertahap dalam beberapa pekan mendatang, dengan intensitas relatif rendah pada akhir September 2026. Hingga Rabu siang pukul 14.00 WIB, tercatat 3.002 gempa susulan dengan magnitudo 1,1–6,2, termasuk 25 kejadian bermagnitudo 5 atau lebih.

Nelly menjelaskan, sebaran gempa susulan terkonsentrasi di wilayah Flores bagian tengah hingga barat, terkait dengan zona tektonik. “Jumlah gempa susulan banyak itu karena bagian dari penyesuaian kerak bumi atau pelepasan energi, sehingga mendapatkan keseimbangan baru setelah ada gempa utama yang besar,” jelasnya.

BMKG bersama instansi terkait juga menemukan kerusakan pada sejumlah bangunan dan fasilitas publik. Evaluasi lanjutan diperlukan untuk membedakan kerusakan non-struktural dengan yang memengaruhi keamanan bangunan. Nelly mengimbau masyarakat tetap tenang namun waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.(sinpo/editor: jeffrysarafil/Foto:istimewa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *