Jakarta,IntiJayaNews.com – Film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah, merupakan kelanjutan dari film Kuasa Gelap yang mengangkat kisah eksorsisme dengan latar budaya dan kepercayaan di Indonesia.
Dalam sekuel tersebut, perjalanan karakter Romo Rendra akan dikupas lebih dalam lagi, termasuk sisi kemanusiaannya sebelum menjalani kehidupan sebagai seorang pastor.
Berbeda dari film sebelumnya yang berfokus pada proses eksorsisme, Kuasa Gelap: Perjanjian Darah mengajak penonton mengenal lebih jauh latar belakang Romo Rendra sebagai manusia sebelum akhirnya menjadi seorang pastor.
Film tersebut disutradarai oleh Rizal Mantovani dan dibintangi oleh Jerome Kurnia, Lukman Sardi, serta sejumlah pemain lainnya.
Kuasa Gelap: Perjanjian Darah dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 8 Oktober 2026. Selain hadir dalam format reguler, film itu juga mendapatkan kesempatan tayang dalam format IMAX di sejumlah bioskop.
“Sebenarnya kalau riset mengenai karakter Romo Rendra sendiri, itu sudah dimulai dari perjalanan yang pertama. Kami intens bicara terutama dengan pastor eksorsis, salah satu mentor dan penasihat kami,” kata Lukman Sardi, Jumat (7/8) dikutip dari JPNN.
Lukman Sardi juga mempelajari bahwa sebelum menjalankan ritual eksorsisme, seorang pastor harus lebih dahulu mengaku dosa dan membersihkan diri.
“Ada ritual di mana setiap kita mau melakukan eksorsisme, kita harus benar-benar mengaku dosa dan membersihkan diri kita dari segala dosa. Dan itu banyak yang saya pelajari dari pastor eksorsis” tutur pria berusia 55 tahun itu.
Lukman Sardi mengatakan, pengalaman tersebut menjadi bekal penting untuk membangun karakter Romo Rendra.(jpnn/editor: jeffrysarafil/Foto:istimewa)





