Paris,IntiJayaNews.com – Credit Mutuel Arkea, bank asal Prancis dihacker, berhasil mencuri dana senilai 700 juta euro atau setara Rp14,18 triliun.
Serangan siber yang menyebabkan kerugian hingga ratusan juta euro itu pertama kali diumumkan kepada publik pada Rabu (4/11/2026) waktu setempat.
“Para hacker menggunakan akun milik Credit Mutuel Arkea untuk melakukan ‘transaksi penipuan’,” kata pihak Credit Mutuel Arkea, dikutip dari Reuters, Jumat (6/11/2026).
Credit Mutuel Arkea merupakan kelompok perbankan koperasi yang berbasis di Brittany, Prancis. Institusi keuangan tersebut memiliki lebih dari 5,8 juta nasabah dengan total aset mencapai 211,5 miliar euro.
Proses investigasi sudah berjalan, namun pihak bank belum bersedia mengungkap identitas penyedia layanan pihak ketiga yang platform-nya diduga digunakan dalam serangan tersebut.
Chief Executive Officer (CEO) perusahaan keamanan siber dan rekayasa keamanan RedSecLabs, Rafay Baloch, menilai serangan terhadap Credit Mutuel Arkea merupakan kejadian yang belum pernah terjadi sebelumnya di Eropa.
“Kami melihat banyak serangan canggih yang menargetkan lapisan aplikasi serta serangan rekayasa sosial yang menyasar institusi perbankan,” kata Baloch.
Menurutnya, pelaku kejahatan siber kini semakin mampu memanfaatkan celah keamanan dalam sistem digital. Serangan tidak hanya dilakukan dengan membobol jaringan, tetapi juga bisa melibatkan teknik manipulasi untuk memperoleh akses ke sistem yang seharusnya terlindungi.
Untuk mengantisipasi dampak yang lebih luas, Credit Mutuel Arkea sempat menghentikan sementara sejumlah transaksi. Langkah darurat ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pengamanan sistem dan pemeriksaan terhadap aktivitas keuangan yang mencurigakan.(disway/Reuters/Foto:istimewa)





