GEMPA NTT Hari ke-8, 100 Orang Meninggal dan 1.603 Luka Berat

Ilustrasi/ Foto: istimewa

Jakarta,IntiJayaNews.com – Hari ke-8 (Selasa 25/8/2026) korban Gempa Bumi Nusa Tenggara Timur (NTT), mencapai 100 orang dan 1.603 orang luka berat.

“Yang meninggal 100 ini adalah korban gempa yang semula luka berat, yang dirawat di fasilitas kesehatan, ini tidak berhasil diselamatkan,” kata Kepala BNPB Suharyanto, dikutip Selasa (25/8).

Bacaan Lainnya

Dikatakan, selain korban meninggal, BNPB mencatat 1.603 orang mengalami luka-luka. Adapun sebanyak 180.327 jiwa mengungsi akibat bencana gempa di NTT ini.

Suharyanto juga menyoroti beredarnya informasi palsu mengenai ancaman tsunami susulan yang membuat masyarakat panik. Hoaks tersebut mendorong sebagian warga memilih membuat lokasi pengungsian secara mandiri, termasuk di kawasan perbukitan yang jauh dari jangkauan petugas.

Dia memastikan hingga hari kedelapan pascagempa tidak terdapat gempa susulan yang kekuatannya melampaui gempa utama. “Dalam 8 hari ini tidak pernah ada satu pun gempa susulan yang melebihi gempa utama,” beber dia.

Berdasarkan data BMKG yang disampaikan BNPB, tercatat 6.409 kali aktivitas gempa pada hari kedelapan setelah gempa utama. Dari jumlah tersebut, sebanyak 139 gempa dirasakan oleh masyarakat.

Gempa susulan terbesar tercatat berkekuatan 6,2 magnitudo, sedangkan yang terkecil 1,1 magnitudo. Sebanyak 33 gempa susulan memiliki kekuatan 5 magnitudo atau lebih.(antaranews/genpi/editor: jeffrysarafil/Foto:istimewa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *