Jakarta,IntiJayaNews.com – Sejak Jumat (22/8) hingga Senin (24/8), 4 ton garam ditebar di langit IKN agar turun hujan demi tangani Karhutla Kalimantan.
Operasi modifikasi cuaca tersebut dilakukan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), TNI Angkatan Udara (TNI AU), BPBD, serta sejumlah instansi terkait.
Penyemaian garam tesebut terbagi dalam lima sortie penerbangan menggunakan pesawat Casa 212 A-2105 yang beroperasi dari Markas Operasi Lanud Dhomber, Balikpapan. Setiap sortie penerbangan membawa sekitar 800 kilogram NaCl untuk disemai ke awan yang dinilai memiliki potensi menghasilkan hujan.
Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Manajemen dan Strategi Konstruksi, Danis Hidayat Sumadilaga mengatakan, OMC dilakukan salah satunya untuk menjaga ketersediaan air permukaan di wilayah IKN dan sekitarnya.
“Saat ini kita mengalami musim kering, dampak dari terjadinya El Nino. Bukan hanya di Kaltim, tetapi di seluruh Indonesia, bahkan di seluruh dunia. Dampak El Nino itu di antaranya kekeringan,” ujar Danis dalam keterangan resmi, Senin (24/8/2026).
Menurut dia, kondisi tersebut membuat pemerintah perlu mengantisipasi penurunan ketersediaan air dengan melakukan modifikasi cuaca. “Makanya kita mencoba melakukan modifikasi cuaca untuk menambah volume air permukaan yang ada di wilayah IKN dan sekitarnya,” katanya. (Sindo/Editor: jeffrysarafil/Foto:istimewa)





