Jakarta,IntiJayaNews.com – Pemilik kendaraan khususnya mobil, kini mulai berhemat bahan bakar minyak (BBM), memelihara kendaraan menjadi faktor utama agar tidak boros.
Banyak faktor yang membuat kendaraan tidak lagi efisien, seperti usia kendaraan atau ada komponen yang mulai menurun performanya.
Kendaraan yang rutin dirawat biasanya memiliki performa mesin yang lebih optimal dan konsumsi bahan bakar yang lebih efisien.
Dilansir dari Garasi.id, berikut penyebab kendaraan/mobil boros BBM:
- Oli Mesin Sudah Saatnya Diganti
Oli mesin yang sudah terlalu lama digunakan akan kehilangan kemampuannya dalam melumasi komponen mesin.
Akibatnya, gesekan di dalam mesin menjadi lebih besar sehingga mesin bekerja lebih berat dan membutuhkan lebih banyak bahan bakar.
Melakukan ganti oli mobil secara rutin sesuai rekomendasi pabrikan menjadi salah satu langkah paling sederhana untuk menjaga konsumsi BBM tetap efisien.
- Filter Udara Kotor
Filter udara berfungsi menyaring udara yang masuk ke ruang pembakaran.
Jika kondisinya kotor, pasokan udara menjadi tidak optimal sehingga proses pembakaran tidak berlangsung sempurna.
Akibatnya, mesin membutuhkan lebih banyak bahan bakar untuk menghasilkan tenaga yang sama.
- Tekanan Ban Kurang
Tekanan angin ban yang berada di bawah standar membuat hambatan gulir menjadi lebih besar. Mesin pun harus bekerja lebih keras saat kendaraan melaju, sehingga konsumsi BBM ikut meningkat.
Oleh karena itu, tekanan ban sebaiknya diperiksa secara berkala, terutama sebelum melakukan perjalanan jauh
- Busi Mulai Aus
Busi yang sudah aus membuat proses pembakaran di dalam mesin menjadi kurang optimal.
Gejalanya bisa berupa tarikan mobil yang terasa lebih berat, mesin sedikit bergetar, hingga konsumsi bahan bakar yang semakin boros.
Pemeriksaan busi secara berkala merupakan bagian penting dari servis berkala mobil yang seringkali terlupakan.
- Terlalu Lama Menunda Servis Berkala
Servis berkala bukan hanya soal mengganti oli. Saat kendaraan masuk bengkel, mekanik juga akan memeriksa berbagai komponen penting seperti filter udara, sistem pembakaran, kondisi rem, tekanan ban, hingga cairan-cairan kendaraan.
Dengan pemeriksaan menyeluruh, potensi masalah bisa ditemukan lebih awal sebelum mempengaruhi performa kendaraan maupun konsumsi bahan bakar.(jpnn/garasi.id/editor: jeffrysarafil/Foto:istimewa)





