BKN: PNS RI Menurun Sejak Tahun 2016, per Juni 2026 Tercatat 3,48 Juta

Jakarta,IntiJayaNews.com – Data Badan Kepegawaian Negara (BKN), menyebutkan semester I 2026 jumlah PNS per Juni 2026, terjadi penurunan, tercatat sekitar 3,48 juta orang.

Angka tersebut turun 77.589 orang dibandingkan jumlah PNS pada 2025 yang mencapai sekitar 3,55 juta orang. Penurunan ini sekaligus membawa jumlah PNS ke level terendah dalam satu dekade terakhir.

Data tersebut tercantum dalam Buku Statistik Aparatur Sipil Negara (ASN) 2026 Semester I yang dirilis BKN.

“Jumlah PNS terus menurun sejak 2016 dan mencapai titik terendah pada Juni 2026,” demikian.

Penyusutan telah berlangsung selama 10 tahun terakhir. Pada 2016, jumlah PNS di Indonesia masih mencapai sekitar 4,37 juta orang.

Jika dibandingkan dengan posisi Juni 2026, jumlah tersebut telah berkurang hampir 900 ribu orang.

Penurunan jumlah PNS terjadi bersamaan dengan perubahan komposisi aparatur pemerintah. Di sisi lain, jumlah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) justru terus bertambah.

Berdasarkan data BKN, jumlah PPPK mencapai sekitar 2,07 juta orang hingga Juni 2026. Angka tersebut meningkat dibandingkan 2025 yang tercatat sebanyak 2.040.965 orang.

Pertumbuhan jumlah PPPK terlihat sejak pemerintah mulai melakukan rekrutmen PPPK pada 2021. Pada tahun pertama rekrutmen, jumlah PPPK tercatat sekitar 50.553 orang.

Selain PPPK reguler, jumlah PPPK Paruh Waktu juga terus mengalami peningkatan. Skema tersebut mulai diperkenalkan pada 2025 dengan jumlah awal 947.421 pegawai.

Hingga Juni 2026, jumlah PPPK Paruh Waktu telah mencapai 1.220.600 orang.

“PPPK mengalami peningkatan signifikan sejak 2021 dan mencapai jumlah tertinggi pada Juni 2026. Selain itu, PPPK Paruh Waktu terus bertambah sejak pertama kali ditetapkan dan tercatat sebanyak 1.220.600 pegawai hingga Juni 2026,” menurut laporan BKN.

Meski jumlah PNS mengalami penyusutan, kondisi berbeda terlihat pada jumlah ASN secara keseluruhan.

Jika PNS dan PPPK digabungkan, jumlah ASN Indonesia mencapai sekitar 6,77 juta orang hingga Semester I 2026. Angka tersebut meningkat dibandingkan 2025 yang berada di kisaran 6,54 juta orang.

Jumlah tersebut menjadi yang tertinggi dalam 10 tahun terakhir. Sebagai pembanding, total PNS pada 2016 tercatat sekitar 4,37 juta orang, ketika komposisi ASN belum didominasi PPPK seperti saat ini.

BKN menyebut perubahan tersebut menunjukkan adanya pergeseran pola pemenuhan kebutuhan aparatur pemerintah dalam beberapa tahun terakhir.

“Kondisi ini menunjukkan bahwa pemenuhan kebutuhan ASN dalam lima tahun terakhir didominasi oleh PPPK, terutama dalam rangka penataan tenaga Non-ASN,” berdasarkan catatan BKN.(Beberapa sumber/editor: jeffrysarafil/Foto:istimewa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *