Washington,IntiJayaNews.com – Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu tak menanggapi seruan Wali Kota New York City Zohran Mamdani, menyatakan tetap menghadiri Sidang Umum Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), September 2026.
Minggu lalu Mamdani menyebut Netanyahu sebagai “penjahat perang” dan mendesak pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk menegakkan surat perintah penangkapan ICC terhadapnya jika ia memasuki AS.
Dalam sebuah wawancara Fox News mengatakan kepada Netanyahu bahwa Mamdani telah menyarankan bahwa ia dapat ditangkap jika ia melakukan perjalanan ke kota itu, namun Netanyahu mengatakan bahwa skenario seperti itu tidak akan pernah terjadi.
“Saya akan pergi ke New York,” kata Netanyahu, seperti dikutip dari Anadolu , Selasa 29 Juli 2026.
Netanyahu menuduh Mamdani mempromosikan perpecahan antara warga New York dan menargetkan penduduk Yahudi.
“Dia mengadu domba satu kelompok warga New York dengan kelompok lainnya. Dia memprovokasi mereka untuk melawan orang Yahudi New York. Maksud saya, kita ini di tahun 1930-an? Apa ini? Begitu banyak kebencian. Begitu banyak cuplikan,” kata Netanyahu, Merujuk pada cuplikan Nazi terhadap orang Yahudi menjelang Perang Dunia II.
Diketahui, pada November 2024, ICC mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant atas tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza, tempat lebih dari 73.000 orang terbunuh dalam serangan brutal sejak Oktober 2023.
(metrotvnews/editor: jeffrysarafil/Foto:Instagram)





