World Population Review Memilih 10 Negara Terbersih di Dunia

Jakarta,IntiJayaNews.com – Mengutip dari World Population Review, tercatat sepuluh negara terbersih di dunia berdasarkan penilaian Environmental Performance Index (EPI) jadi acuan para peneliti untuk menilai kebersihan suatu negara.

Dari 180 negara, Indonesia berada di peringkat ke-163 dengan skor 33.6 EPI dalam daftar negara terbersih di dunia.

EPI adalah indeks yang mengukur kinerja lingkungan suatu negara berdasarkan 58 indikator dalam 11 kategori, seperti kualitas udara, sanitasi dan air minum, pengelolaan sampah, perubahan iklim, keanekaragaman hayati, perlindungan hutan, hingga keberlanjutan sektor pertanian dan perikanan.

Berikut 10 negara terbersih di dunia (EPI 2024):

  1. Estonia

Estonia meraih skor EPI 75.7. Meski wilayah negaranya relatif kecil, negara ini sangat unggul dalam hal kualitas udara, ekosistem kesehatan, serta upaya dalam mengurangi dampak perubahan iklim.

Tidak hanya itu saja, mereka juga terus mengembangkan energi terbarukan, pengelolaan hutan, hingga pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung kebijakan ramah lingkungan.

  1. Luksemburg

Dinilai menjadi negara kecil terbersih di Eropa karena memiliki sistem pengelolaan sumber daya air yang baik. Bahkan, negara ini juga meraih nilai yang sangat tinggi untuk sanitasi dan air minum.

Selain itu, lebih dari 55 persen wilayah daratannya merupakan kawasan yang dilindungi sehingga mampu menjaga keanekaragaman hayati dan habitat satwa liar dengan sangat baik.

  1. Jerman)

Jerman berada di peringkat ketiga dengan skor 74.5 EPI. Negara ini berhasil mengolah 100 persen limbah air perkotaan, sehingga memperoleh nilai sangat tinggi dalam kategori sumber daya air.

  1. Finlandia

Negara Nordik ini memperoleh nilai sempurna untuk kategori sanitasi, air minum, dan pengendalian logam berat.

Selain itu, Finlandia dikenal memiliki hutan yang terkelola dengan baik, udara yang bersih, dan kawasan alam yang luas.

  1. Inggris Raya

Inggris Raya dikenal sebagai salah satu negara yang berkomitmen tinggi dalam melestarikan lingkungan dan mengurangi emisi gas rumah kaca.

Bahkan dalam satu dekade terakhir, Inggris juga berhasil memangkas emisi gas rumah kaca hampir 30 persen.

  1. Swedia

Dikenal sebagai salah satu negara pelopor pembangunan berkelanjutan di dunia. Swedia memperoleh nilai tinggi dalam kualitas udara, sanitasi, air minum, serta pengendalian pencemaran logam berat.

  1. Norwegia

Norwegia menempati posisi ketujuh dengan perolehan nilai yang hampir sempurna dalam pengendalian pencemaran logam berat.

Selain itu, kualitas udara di Norwegia juga termasuk yang terbaik di dunia. Bagian menariknya, hampir seluruh kebutuhan listrik negara ini berasal dari energi terbarukan.

  1. Austria

Austria meraih skor 68.9 EPI karena menerapkan aturan yang sangat ketat terkait penggunaan pestisida, pupuk, pencemaran udara, dan pengelolaan sampah.

  1. Swiss

Selain terkenal memiliki air yang bersih dan alam yang terjaga, Swiss juga meraih nilai tinggi dalam pengendalian logam berat seperti timbal dan zat beracun lainnya.

  1. Denmark

Denmark memperoleh nilai sempurna dalam pengendalian logam berat dan masih menjadi salah satu negara paling ramah lingkungan.

Meski laju penurunan emisi karbonnya mulai melambat dibanding beberapa tahun sebelumnya, Denmark terus mengembangkan berbagai inovasi berkelanjutan, mulai dari hotel ramah lingkungan, penggunaan produk organik secara luas, hingga pengembangan energi bersih.(inilahcom/editor: jeffrysarafil/Foto:gettyimage)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *