Terjaring OTT KPK: Jejak Bupati Pati Sudewo dari Partai Demokrat ke Partai Gerindra

Bupati Kabupaten Pati Sudewo. (Salman Toyibi/Jawa Pos)

Jakarta,IntiJayaNews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebutkan telah menangkap Bupati Pati Sudewo, dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Jawa Tengah.

Sudewo yang baru setahun menjabat Bupati untuk periode 2025–2030, memulai karirnya sebagai pegawai sipil negara (PNS), kiprah di dunia politik nasional, hingga partai politik yang menaunginya.

Bacaan Lainnya

Lahir di Pati pada 11 Oktober 1968 dan dikenal memiliki perjalanan karier yang cukup panjang sebelum akhirnya menduduki jabatan eksekutif di daerah.

Karier profesionalnya dimulai di sektor konstruksi dengan bekerja di PT Jaya Construction pada 1993–1994.

Ia kemudian menjadi pegawai honorer di lingkungan Departemen Pekerjaan Umum Kanwil Bali dan terlibat dalam proyek peningkatan jalan dan jembatan.

Pada 1996, Sudewo diangkat sebagai calon PNS dan selanjutnya bertugas sebagai PNS di Departemen PU Kanwil Jawa Timur.

Pada periode 1999–2006, Sudewo bekerja sebagai PNS di Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Karanganyar.

Setelah itu, ia memutuskan keluar dari birokrasi dan beralih menjadi wiraswasta sebelum akhirnya masuk ke dunia politik nasional.

Dia pernah tercatat di Partai Demokrat. Di bawah partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Sudewo memenangi Pileg dan terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2009–2013.

Setelah jeda satu periode, ia kembali ke Senayan pada 2019–2024 bersama Partai Gerindra.

Di DPR RI, Sudewo sempat bertugas di Komisi X yang membidangi pendidikan, kebudayaan, dan olahraga pada awal periode.

Ia kemudian berpindah ke Komisi V, yang menangani urusan infrastruktur, transportasi, dan pembangunan.

Bersama Partai Gerindra, Sudewo kembali menembus parlemen nasional dan kemudian maju dalam kontestasi Pemilihan Bupati Pati 2024.

Pada pilkada tersebut, ia diusung oleh koalisi besar yang terdiri dari Gerindra, PKB, NasDem, Golkar, PSI, Gelora, Perindo, dan PKN.

Hasilnya, Sudewo memenangkan Pilbup Pati dengan perolehan 419.684 suara atau 53,53 persen dari total pemilih yang menggunakan hak suara.

Ia resmi dilantik sebagai Bupati Pati pada 20 Februari 2025 dalam pelantikan kepala daerah serentak nasional.(radarsolo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *