Jakarta,IntiJayaNews.com – Menghadapi musim kemarau, Gubernur Pemerintahan Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Pramono Anung menyetujui pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) atau hujan buatan.
“Jadi intinya tadi saya sudah memberikan persetujuan, kalau bisa setiap minggu itu satu sampai dua kali dibuat hujan buatan atau modifikasi cuaca kalau memang awannya ada,” ujar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota, Jakarta, Rabu, 5 Agustus 2026.
Langkah ini disiapkan untuk memitigasi dampak fenomena El Nino dan kemarau panjang. Diprediksi fenomena iklim ini berlangsung hingga pertengahan Oktober 2026.
BPBD DKI Jakarta telah berkoordinasi dengan BMKG dan BNPB. Dari hasil pemantauan, puncak kemarau tahun ini diperkirakan menjadi salah satu yang terpanjang dibandingkan tahun sebelumnya.
“Dari data yang ada, puncak El Nino kali ini akan panjang, mungkin salah satu yang terpanjang dibandingkan tahun 2023. Puncaknya kurang lebih akhir September atau pertengahan Oktober, baru akan ada hujan,” kata Pramono. (metrotvnews/editor: jeffrysarafil/Foto:istimewa)





