Moskow,IntiJayaNews.com – Rusia membalas serangan Ukraina yang menggempur Moskow dengan ratusan drone belum lama ini, menghancurkan tiga pabrik baja terbesar Ukraina, Senin (21/9/2026).
Dilansir dari Sputnik melalui iNews, tiga pabrik terbesar itu adalah Zaporozhstal, Kametstal, serta ArcelorMittal milik Prancis.
Basily Dandykin pengamat militer mantan Kapten Angkatan Laut Rusia menyebutkan, serangan terhadap tiga pabrik baja itu bisa melumpuhkan kemampuan Ukraina untuk memproduksi senjata dan amunisi secara mandiri.
Sehingga, Ukraina tak memiliki besi kasar, baja, dan logam gulung. Tanpa bahan baku tersebut, Ukraina tidak bisa membuat sistem pelindung, laras senjata, atau lambung kendaraan lapis baja.
“Menyerang tanur tinggi berarti menyerang seluruh rantai produksi militer,” ujarnya, Selasa (22/9/2026).
(iNews/editor: jeffrysarafil/Foto:voa indonesia)





