Kabul,IntiJayaNews.com – Muhammad Sadeq asal Afghanistan memiliki 58 anak dari 4 istri, walau kesulitan untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari.
Mengutip BBC Global Woman (21/10/2026), Sadeq telah menjadi ayah bagi lebih dari 70 anak, dengan 58 di antaranya masih hidup.
Terkadang, anak-anak harus tidur dalam keadaan lapar, dan banyak di antara mereka yang berjalan tanpa alas kaki karena keluarga tersebut tidak mampu membelikan sepatu.
Sadeq mengungkapkan bahwa dia bekerja di sebuah tempat penjualan mobil, di mana dia mendapatkan penghasilan sebesar 1.000 Afghani (sekitar USD15) untuk setiap mobil yang berhasil dia jual.
Dalam sebuah wawancara dengan BBC, Sadeq mengakui bahwa dia tidak bisa mengingat nama semua anaknya karena jumlah mereka yang terlalu banyak.
“Saya tidak bisa mengingat nama mereka semua. Sering kali, saya hanya memanggil mereka ‘nak’ atau ‘anak’,” ujarnya.
Dia juga mengakui bahwa dirinya telah gagal memenuhi tanggung jawabnya terhadap keluarga. Sadeq menuturkan bahwa keempat istri dia nikahi pada usia muda—sebuah praktik yang hingga kini masih menjadi keprihatinan di Afghanistan.
“Saya menikahi istri-istri saya saat mereka masih muda. Banyak anak saya meninggal karena ibu mereka masih sangat belia. Mereka tidak tahu cara merawat anak, menyusui, atau mengurus mereka. Beberapa anak saya meninggal karena tuberkulosis, batuk rejan, dan campak,” jelasnya.
Merenungkan kondisinya saat ini, Sadeq mengakui bahwa dia tidak akan memiliki begitu banyak anak seandainya dia tahu bahwa mereka akan kesulitan untuk sekadar mendapatkan makanan pokok. (Sindo/Foto:istimewa)





