Pyongyang,IntiJayaNews.com – Badan Intelijen Nasional Korea Selatan (NIS) menginformasikan pada anggota parlemen bahwa Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, tengah mempersiapkan putrinya Kim Ju Ae sebagai penerus takhta kekuasaan, Kamis (12/2/2026).
NIS juga melaporkan akan terus memantau apakah kehadiran Ju Ae akan menghadiri kongres utama partai pada akhir Februari mendatang.
Jika Ju Ae menggantikan ayahnya, ia akan menjadi pemimpin perempuan pertama Korea Utara sejak rezim Komunis didirikan pada 1948.
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, dikenal sangat tertutup mengenai keluarganya, sehingga sangat sedikit informasi yang diketahui publik mengenai mereka.
Dia bahkan merahasiakan istrinya, Ri Sol Ju, untuk beberapa waktu setelah pernikahan mereka. Ri baru tampil di depan publik untuk pertama kalinya pada tahun 2012.
NIS menyatakan bahwa Kim Ju Ae memiliki seorang kakak laki-laki dan seorang adik yang jenis kelaminnya belum dapat dikonfirmasi oleh lembaga tersebut. Hingga saat ini, kedua saudara tersebut belum pernah terlihat di depan publik.
Profil publik Kim Ju Ae dilaporkan terus meningkat seiring waktu. Ia kini terlihat mendampingi ayahnya di berbagai kesempatan, baik dalam acara militer maupun non-militer.
Pada September lalu, Ju Ae nampak menemani ayahnya dalam kunjungan ke China untuk menghadiri parade militer Hari Kemenangan. Hal itu menjadi perjalanan luar negeri pertamanya yang terdokumentasi.
Kunjungan itu dinilai signifikan karena menandai debut diplomatik multilateral bersejarah pemimpin Korea Utara itu bersama Presiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin, meskipun Kim Ju Ae tidak muncul dalam parade tersebut.
Pada Desember 2023, keduanya menghadiri peluncuran rudal balistik antarbenua (ICBM) berbahan bakar padat Hwasong-18, rudal jarak jauh paling canggih dalam alutsista negara tersebut.
Warga Korea Utara didoktrin bahwa keluarga Kim berasal dari garis keturunan suci, yang berarti hanya mereka yang berhak memimpin negara tersebut.
Sosok Kim Ju Ae pertama kali disebutkan secara publik pada 2013, setelah mantan bintang bola basket Amerika Serikat, Dennis Rodman, melakukan perjalanan kontroversial ke Korea Utara.
Rodman mengatakan bahwa dirinya menghabiskan waktu bersama keluarga Kim, bersantai di tepi laut, dan sempat “menggendong bayi mereka” yang ia sebut bernama Ju Ae.
Beberapa analis menilai bahwa memperkenalkan Kim Ju Ae kepada publik di usia dini merupakan cara pemimpin Korea Utara untuk memantapkan posisi putrinya jauh sebelum ia memegang kekuasaan.
Meski demikian, belum ada indikasi bahwa suksesi itu akan terjadi dalam waktu dekat, dan rumor mengenai kesehatan Kim Jong Un yang memburuk sebelumnya telah dibantah.(Sumber: BBC News)





