Ibu Kota Iran Terancam Kurang Air, Persediaan Hanya Cukup 2 Minggu

Ibu Kota Iran, Teheran.Foto: AFP

Teheran,IntiJayaNews.com – Krisis air menimpa pemerintah Iran, dikarenakan penurunan curah hujan membuat waduk utama di Teheran, kini hanya memiliki air yang cukup untuk memasok ibu kota kurang dari dua minggu.

Kantor Berita Iran IRNA melaporkan, cadangan air di Bendungan Amir Kabir kini hanya tersisa 14 juta meter kubik, angka terendah dalam beberapa tahun terakhir.

Bacaan Lainnya

Situasi ini menimbulkan kekhawatiran besar terhadap keberlanjutan pasokan air minum di Teheran, kota berpenduduk lebih dari 8 juta jiwa.

Abbasali Mosarzadeh, Direktur Perusahaan Pembuangan Limbah Teheran, menyebutkan bahwa curah hujan turun 40 persen dan aliran air ke bendungan berkurang 42 persen dalam setahun terakhir.

“Sebagian besar bendungan di ibu kota hampir tidak mampu menampung air lagi,” kata Mosarzadeh.Menurut data resmi, lima bendungan utama Teheran kini berada dalam kondisi kritis.

Sementara ahli iklim Ahad Vazifeh, dari Pusat Nasional Manajemen Krisis Iklim dan Kekeringan Iran, menyebut bahwa Iran kini berada di ambang musim gugur terkering dalam 57 tahun terakhir.

Ia memperingatkan bahwa curah hujan yang terus menurun dapat memperburuk krisis dan mengancam ketahanan pangan nasional.

Sementara itu, Rama Habibi, pejabat produksi di Perusahaan Air Regional Teheran, menambahkan,“Dalam 60 tahun terakhir, kami belum pernah mengalami curah hujan serendah ini. Situasinya benar-benar belum pernah terjadi sebelumnya.”

Sumber: BBC/ftnews

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *