Film Horor The Doll: Ghawiah, Boneka Syuting Digerakan Wi-Fi

Jakarta,IntiJayaNews.com – Rumah produksi Hitmaker Studios menyiapkan boneka khusus dengan teknologi animatronic dibuat bisa bergerak dalam film horor The Doll: Ghawiah.

Sutradara The Doll: Ghawiah, Guntur Soeharjanto, menjelaskan bahwa boneka tersebut dapat dioperasikan. Fungsinya pun beragam, salah satunya dilengkapi kemampuan untuk berbicara dan menoleh, dengan gerakan yang dikendalikan menggunakan teknologi Wi-Fi serta remote dari jarak jauh.

“Jadi ketika syuting pun ada beberapa boneka. Satu boneka yang memang bisa ngomong, bisa nengok, dan semua digerakkan dengan Wi-Fi gitu, dengan remote jauh gitu,” kata Guntur.

Pengoperasian boneka itu juga tidak dilakukan secara sembarangan. Guntur menyebut ada empat orang yang terlibat dalam tim khusus untuk mengoperasikan boneka setiap kali proses syuting berlangsung.

Tim tersebut bahkan menyiapkan satu van khusus untuk mendukung kebutuhan operasional boneka. Mereka mempelajari detail adegan dan membaca naskah agar gerakan boneka bisa disesuaikan dengan dialog maupun situasi yang sedang direkam.

“Mau ngomong apa, direkam gitu. Nanti di-play aja deh ngikutin tuh apa bibirnya walaupun tidak 100%, tapi mau kita ngomong apa dia bisa kayak gitu,” tutur Guntur.

Dengan sistem tersebut, gerakan boneka dapat diselaraskan dengan dialog yang dibutuhkan dalam adegan. Meski sinkronisasi gerakan bibirnya belum sepenuhnya sempurna, teknologi itu membantu menghadirkan interaksi yang lebih nyata antara boneka dan para pemain.

Sementara, Produser Rocky Soraya mengungkapkan bahwa pembuatan boneka tersebut membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Tim produksi harus menyiapkan lebih dari satu boneka, termasuk versi animatronic dan boneka tanpa teknologi mekanis tersebut.

“Emang mahal sih harganya ya. Jangan persis harganya, tapi beberapa M ada lah ya. Karena kan kita harus bikin memang lebih dari satu boneka dan beberapa animatronics dan beberapa juga yang non-animatronics,” ujar Rocky saat konferensi pers film The Doll: Ghawiah, Miinggu (18/10/2026). (Sindo/Foto:istimewa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *