DPR ‘Senggol’ Bank Indonesia, Janji Menguat Juli-Agustus 2026

Ilustrasi/gratis okezone

Jakarta,IntiJayaNews.com – Janji Bank Indonesia (BI) yang menyatakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali menguat Juli-Agustus 2026, disinggung Ketua Komisi Xl DPR Mukhamad Misbakhun.

Rupiah menutup perdagangan Selasa (14/7/2026) di level Rp18.092/US$, di tengah penguatan dolar AS yang sedikit terpangkas. Indeks dolar AS melemah terbatas 0,05% ke posisi 101,18. 

Bacaan Lainnya

“Kalau kemudian tidak bisa mengarah ke sana [penguatan rupiah], BI harus bisa menjelaskan bahwa BI sudah melakukan langkah-langkah yang memadai dalam rangka menjaga stabilisasi itu,” kata Misbakhun ditemui di Kompleks Parlemen, Selasa (14/7/2026) petang. 

Bagaimanapun, dia menilai bank sentral perlu diberi kesempatan untuk berupaya menjaga stabilisasi rupiah agar kembali sesuai patokan asumsi makro APBN 2026 yang berada di rentang Rp16.200/US$  – Rp16.800/US$. 

Menurutnya, pelemahan rupiah sangat berdampak terhadap impor khususnya yang berkaitan dengan bahan baku industri karena terdapat selisih kurs. 
“Dampak selisih kurs ini dapat memberikan dampak inflasi terhadap barang-barang industri yang berbahan baku impor,” ujarnya. 

Di sisi lain, dia meyakini pemerintah telah berkoordinasi dengan BI mengenai rupiah yang terus melemah bahkan mencapai posisi Rp18.000/US$ dalam beberapa pekan terakhir. (BloombergTecnoz)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *