Dolar AS Naik: Siap-siap Tahu dan Tempe Bakal Naik!

Foto: Istimewa

Jakarta,IntiJayaNews.com – Perajin tahu dan tempe paling terdampak dengan naiknya tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), Selasa (6/10/2026), kurs rupiah terhadap dolar AS bertengger di level Rp17.919/US$.

Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso bakal mengucurkan subsidi untuk membantu meringankan beban operasional di tengah kenaikan harga kedelai.

Bacaan Lainnya

Mendag Budi mengatakan, harga rata-rata nasional untuk komoditas kedelai, saat ini berada di kisaran Rp13.200 per kilogram (kg). Atau sekitar Rp1.300/kg dari harga sebelumnya.

“Harga kedelai kan sekarang, saya cek di SP2KP (Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok), kan Rp13.200-an, ya. Kalau enggak salah dari Rp12.000. Tadi kami juga sudah komunikasi dengan Kemenko Pangan,” kata Mendag Budi di Kementerian Perdagangan (Kemendag), Jakarta, Selasa (6/10/2026), dikutip dari inilah.com.

Mendag Budi menyampaikan, masalah kenaikan harga kedelai telah dikomunikasikan dengan Kementerian Koordinator Bidang Pangan. Pemerintah selanjutnya akan menggelar rapat untuk membahas langkah yang dapat dilakukan guna meringankan beban perajin tempe.

“Kita harus bisa bagaimana meringankan para perajin tempe dan sebagainya, biar harganya murah dan terjangkau,” jelas Mendag Budi.

Dia menambahkan, kenaikan harga kedelai tidak terlepas dari kondisi perdagangan global, termasuk perkembangan harga minyak.

Meski demikian, pemerintah akan membahas langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga keberlangsungan usaha perajin tahu dan tempe.(inilahcom/Foto:istimewa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *