Gen-Z Prancis Frustasi, Telah Menderita Cukup Lama

Paris,IntiJayaNews.com – Aksi demo di Prancis, banyak diikuti kaum muda atau Gen-Z, seorang memperkenalkan dirinya sebagai Zelie mengatakan kepada BBC bahwa orang-orang turun ke jalan karena mereka “sangat frustrasi” dan telah “menderita cukup lama” sejak Emmanuel Macron menjabat sebagai presiden.

“Mereka terus membungkam kami. Mereka mengambil uang kami, mengenakan banyak pajak, dan kami tidak bisa mengatakan apa-apa. Hari ini kami turun ke jalan karena ini sudah berlangsung terlalu lama, sudah keterlaluan,” kata perempuan berusia 26 tahun itu.

Ada pula, dua remaja bertopeng yang ikut berdemonstrasi dan tidak ingin disebutkan namanya juga mengatakan generasi mereka putus asa dan merasa ditelantarkan oleh pemerintah.

“Saya pikir penjarahan itu benar-benar tidak baik,” kata salah satu pengunjuk rasa, merujuk pada kerusuhan yang terjadi Sabtu lalu.

“Tetapi itu terjadi karena kemiskinan dan kekerasan yang dilakukan polisi.”

Ia menambahkan bahwa aksi protes akan berakhir “ketika kami mendapat tanggapan atas tuntutan kami. Kami benar-benar menginginkan perubahan di Prancis.”

Dalam beberapa hari terakhir, ratusan orang telah dijatuhi hukuman penjara atas kasus vandalisme, pembakaran, dan penjarahan melalui sidang kilat yang digelar pengadilan.

Sekitar 70.000 personel polisi dikerahkan dan pembatasan diberlakukan di sejumlah kota.

Hal ini dilakukan guna mencegah aksi protes terbaru—yang dilatari tingginya biaya hidup dan buruknya kondisi sekolah—berubah menjadi kekacauan, seperti yang terjadi pada akhir pekan lalu.(BBC/Foto:BBC)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *