Moskow,IntiJayaNews.com – Jurnalis surat kabar Hakkaido Shimbun Jepang, ditangkap Dinas Keamanan Federal Rusia, di wilayah Sakhalin atas tujuan spionase untuk badan intelijen Jepang.
Diketahui, hingga saat ini hubungan diplomatik Rusia-Jepang, tidak harmonis.
Insiden penangkapan ini terjadi di tengah panasnya wilayah Kepulauan Kuril. Kepulauan yang dikuasai Rusia hingga kini terus diklaim oleh Jepang sebagai Wilayah Utara mereka.
Ketegangan antar kedua negara kian memuncak setelah Presiden Vladimir Putin melakukan kunjungan ke kepulauan tersebut pada Agustus lalu.
Konflik kepemilikan wilayah yang berlangsung sejak akhir Perang Dunia Kedua ini belum terselesaikan, sehingga terus menghambat penandatanganan perjanjian damai resmi antara Rusia dan Jepang.
Jurnalis tersebut ditangkap oleh petugas saat bersiap untuk meninggalkan wilayah Rusia. Usai ditangkap di Sakhalin, tersangka langsung dibawa ke Moskow untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Pengadilan Lefortovo di Moskow telah mengeluarkan perintah penahanan resmi terhadap jurnalis tersebut selama 1 bulan 29 hari guna kepentingan penyelidikan mendalam.(metrotvnews/Foto:istimewa)





