Kathmandu,IntiJayaNews.com – Sejumlah turis mancanegara menjadi korban banjir bandang kawasan perbatasan Nepal dan China, ratusan orang lainnya hingga kini masih belum ditemukan.
Kepolisian dan otoritas pariwisata setempat pada Rabu menyebutkan, terdapat 384 orang yang masih dinyatakan hilang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 290 orang merupakan wisatawan asing yang berasal dari India, Malaysia, Inggris, dan Amerika Serikat.
Banjir bandang terjadi setelah Sungai Bhotekoshi di Rasuwa, kawasan pegunungan Nepal, tiba-tiba meluap.
Arus air yang sangat deras menerjang permukiman dan sejumlah bangunan, termasuk sebuah pembangkit listrik tenaga air.
Hingga kini, penyebab pasti meluapnya sungai yang memicu banjir besar tersebut belum diketahui. Media setempat masih melaporkan perkembangan terkait bencana yang melanda kawasan tersebut.
Di antara korban yang belum ditemukan, sedikitnya lima warga negara Jepang juga dilaporkan hilang. Kelima WN Jepang itu diduga sedang mengikuti tur wisata ketika banjir bandang terjadi.
Seorang pejabat Kedutaan Besar Jepang di Kathmandu mengatakan pihaknya belum berhasil menghubungi kelima warga negaranya tersebut.
Kedutaan kemudian meminta bantuan otoritas Nepal untuk melakukan pencarian terhadap para wisatawan Jepang yang hilang.(Finnews/editor: jeffrysarafil/Foto:Aljazeera)





