Selat Hormuz Kembali Ditutup, Iran Siap Balas Serangan Israel ke Lebanon

Ilustrasi Foto: instagram urban feed

Teheran,IntiJayaNews.com – Selat Hormuz ditutip kembali, Iran marah atas serangan Israel ke wilayah Lebanon, Rabu (8/4/2026).

Lebih dari 100 serangan dilaporkan menghantam target dalam waktu singkat, menyasar posisi Hezbollah, kelompok bersenjata yang didukung Iran.

Bacaan Lainnya

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) memperingatkan akan menyampaikan “respons yang menimbulkan penyesalan” jika serangan terhadap Lebanon tidak segera dihentikan, demikian dilaporkan lembaga penyiaran negara Iran, IRIB dikutip melalui BBCNews.

Dalam pesan yang diunggah melalui Telegram, IRIB menyatakan: “Kami menyampaikan peringatan keras kepada Amerika Serikat yang ingkar janji dan mitra Zionisnya dalam pembantaian.


“Jika agresi terhadap Lebanon tercinta tidak segera dihentikan, kami akan menunaikan kewajiban kami dan melancarkan respons yang menimbulkan penyesalan bagi para agresor jahat di kawasan.”

Benjamin Netanyahu secara terbuka menyatakan bahwa Lebanon tidak termasuk dalam cakupan gencatan senjata.

Artinya, operasi militer terhadap Hezbollah tetap berjalan, meski di saat yang sama Washington dan Teheran mencoba menahan eskalasi langsung. Dari Washington, respons datang cepat.

Gedung Putih mendesak Iran untuk segera membuka kembali Selat Hormuz, menyebut penutupan jalur strategis itu sebagai langkah yang “tidak dapat diterima.”

Di sisi lain, Presiden Trump justru memberi sinyal dukungan terhadap langkah Israel. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa konflik di Lebanon adalah “urusan terpisah” dari kesepakatan dengan Iran. (*Berbagai Sumber/Editor: Jeffry Sarafil)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *