Jakarta,IntiJayaNews.com – Ketua Persatuan Pedagang Parsel di Pasar Kembang Cikini, Adi Kuswara mengaku tidak khawatir bersaing dengan bisnis parsel yang kini marak merambah dunia maya atau online (daring).
“Rata-rata yang (jualan) online itu belinya di mari (disini). Jadi pesan ke sini, nanti mereka jual lagi. Jadi di kita ada ‘give and take’-nya, sama-sama untung,” katanya di Jakarta, belum lama ini, dilansir dari Antara.
Dikatakan, para penjual parsel di pasar ini juga mulai beradaptasi dengan perkembangan teknologi dengan membuka toko online, meskipun tetap mempertahankan transaksi langsung di toko.
Ia menyebutkan bahwa para penjual harus “melek” terhadap perubahan teknologi agar bisnis mereka bisa terus berlanjut.
Adi mengatakan kondisi pasar parsel Cikini pada momentum Lebaran 2025 memang terlihat lebih sepi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Namun, permintaan parsel tetap ada, terutama untuk perusahaan dan individu yang ingin memberikan bingkisan kepada karyawan atau kerabat.
Dua minggu menjelang Idul Fitri 1446 Hijriah atau Lebaran 2025, di sejumlah kios, tampak para penjual mulai sibuk menyiapkan pesanan para pembeli.
“Tahun lalu lebih ramai. Biasanya menyesuaikan faktor THR (Tunjangan Hari Raya) dan waktu Lebaran yang agak mundur,” kata Adi.(Antara)





