Makanan Beku Tidak Aman Langsung Dimasak, Terutama Daging!

Ilustrasi/foto: istimewa

Jakarta,IntiJayaNews.com – Melansir laman Eating Well, sejumlah ahli gizi mengingatkan adanya risiko kesehatan apabila bahan makanan beku dimasak dalam kondisi masih beku.

Ahli diet kuliner Sharniquia White menuturkan bahwa ayam dan daging babi beku berpotensi tidak matang sempurna, sehingga meningkatkan risiko paparan bakteri berbahaya seperti salmonella.

“Memasak ayam beku dapat menghasilkan kematangan yang tidak merata, di mana bagian luar matang lebih cepat daripada bagian dalam. Dengan melihat penampilan luarnya, ayam mungkin tampak sudah matang, tetapi bisa jadi masih mentah di beberapa bagian,” kata White.

Selain risiko kesehatan, tekstur makanan juga dapat terpengaruh. Ahli diet Laura M. Ali menjelaskan bahwa memasak ayam atau babi yang masih beku dapat membuat daging menjadi lebih keras. Bahkan, penggunaan slow cooker tanpa mencairkan bahan terlebih dahulu dinilai berbahaya karena suhu memasak yang terlalu lama berada di zona tidak aman bagi pertumbuhan bakteri.

“Jika daging atau unggas Anda beku saat dimasukkan, suhu akan terlalu lama berada dalam kisaran suhu ‘tidak aman’ yang dapat meningkatkan bakteri dan menyebabkan penyakit bawaan makanan,” kata Ali.

Para ahli menyarankan agar daging dicairkan terlebih dahulu di dalam lemari es sebelum dimasak. Selain itu, penggunaan termometer makanan penting untuk memastikan suhu internal telah mencapai tingkat aman. Rekomendasi dari Centers for Disease Control and Prevention menyebutkan bahwa ayam harus dimasak hingga suhu minimal 73,8 derajat Celcius, sementara daging babi utuh minimal 62,7 derajat Celcius dan didiamkan selama tiga menit sebelum dikonsumsi.

Hal serupa juga berlaku untuk potongan daging tebal. White menegaskan bahwa memasak langsung dari kondisi beku dapat menyebabkan bagian luar matang lebih cepat sementara bagian dalam masih mentah.

“Karena potongan dagingnya sangat tebal, memasak dari keadaan beku dapat menghasilkan bagian luar yang matang sempurna tetapi bagian dalamnya masih mentah atau beku,” katanya.

Tidak hanya daging, makanan seperti casserole atau lasagna beku juga sebaiknya dicairkan terlebih dahulu. Jika langsung dipanaskan, hasilnya bisa tidak merata antara bagian luar dan dalam.

“Anda mungkin melihat bagian tepi atau lapisan atas yang renyah dan bagian tengah yang dingin, ” kata White.

Sementara itu, sayuran beku tertentu juga dapat mengalami perubahan tekstur jika langsung dimasak. Ali menjelaskan bahwa sayuran lunak seperti tomat atau sayuran berdaun bisa menjadi lembek akibat kerusakan struktur sel karena perubahan suhu yang drastis.

“Jika sayuran seperti tomat potong dadu dan sayuran berdaun hijau dimasak langsung dari freezer, panas yang tiba-tiba akan merusak dinding sel yang memberikan struktur dan tekstur pada sayuran,” jelas Ali.

Untuk hasil terbaik, para ahli merekomendasikan mencairkan bahan makanan secara perlahan di lemari es, serta menghindari pencairan di suhu ruang karena dapat mempercepat pertumbuhan bakteri. Selain itu, penting untuk selalu menjaga kebersihan dan memastikan makanan mencapai suhu internal yang aman sebelum dikonsumsi.

(Sumber: Antara)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *