IntiJayaNews.com – Air lemon sangat membantu kesehatan pencernaan dengan mempercepat pengosongan lambung dan membantu penyerapan zat besi, sehingga mengurangi risiko anemia.
Selain itu, antioksidan dalam lemon berkontribusi pada kesehatan kulit. Kandungannya membantu melawan tanda penuaan dini, dan menjaga elastisitas kulit, mengutip dari Health, Sabtu (24/1/2026).
Hal itu karena Vitamin C membantu merangsang produksi kolagen, yaitu protein yang bertanggung jawab atas elastisitas dan kekencangan kulit. Dengan kolagen yang cukup, kulit tampak lebih kenyal dan garis halus atau keriput dapat berkurang.
Selain itu, antioksidan dalam lemon melawan radikal bebas yang menjadi salah satu penyebab utama penuaan dini, sehingga kulit lebih terlindungi dari kerusakan akibat paparan sinar matahari dan polusi. Kandungan asam sitratnya juga mendukung proses detoksifikasi tubuh, yang secara tidak langsung membantu kulit terlihat lebih cerah dan sehat.
Sementara, efek menyegarkan dari air lemon juga dapat meningkatkan suasana hati. Meski demikian, karena sifatnya yang asam, konsumsi air lemon sebaiknya dilakukan secara moderat dan menggunakan sedotan untuk mencegah erosi gigi serta iritasi lambung.
Minum air lemon populer dilakukan di pagi hari, tetapi penelitian terbaru menunjukkan manfaat lebih besar jika dikonsumsi perlahan saat makan. Jus lemon diketahui dapat mempercepat proses pengosongan lambung, yaitu seberapa cepat makanan bergerak keluar dari lambung menuju usus. Air lemon membantu sistem pencernaan bekerja lebih efisien, mengurangi rasa kembung, dan membuat tubuh terasa lebih ringan setelah makan.
Selain itu, efek ini juga berkontribusi pada kestabilan kadar gula darah, karena makanan lebih cepat diproses sehingga lonjakan gula darah dapat diminimalkan. Oleh karena itu, kebiasaan minum air lemon saat makan bisa menjadi strategi sederhana untuk mendukung kesehatan pencernaan sekaligus menjaga keseimbangan metabolisme tubuh.
(AsiaWorldView)





