Kenapa Wajib Makan Kurma Sebelum Berbuka Puasa?

Kurma/ Foto: istimewa

Jakarta,IntiJayaNews.com – Kurma selalu menjadi hidangan awal saat berbuka puasa, karena manfaatnya sangat baik bagi tubuh.

Jutaan umat Islam di seluruh dunia akan melakukan hal yang sama saat matahari terbenam pada Ramadan, yaitu berbuka puasa dengan kurma.

Bacaan Lainnya

Kurma dianjurkan untuk berbuka puasa oleh Nabi Muhammad dan disebutkan beberapa kali dalam Al-Qur’an, kitab suci umat Islam.

Tetapi ada juga manfaat kesehatan dari buah berbiji ini yang menjadikannya makanan ideal bagi siapa pun yang berpuasa.

Kandungan nutrisi kurma menjadikannya makanan yang sempurna untuk dikonsumsi setelah berpuasa dalam waktu lama.

“Saat berbuka puasa, tubuh Anda akan mencoba menghasilkan glukosa, karena itulah yang dibutuhkan sebagai sumber energi,” kata Shehnaz Bashir, ahli diet terdaftar di UK yang juga tengah menjalankan ibadah Ramadan dikutip

Kadar gula yang tinggi dalam kurma membantu meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh jauh lebih cepat ketimbang makanan lain yang membutuhkan waktu lebih lama untuk diserap tubuh.

Sebagian orang mengalami penurunan berat badan selama Ramadan.

Tetapi, puasa juga dapat menyebabkan kenaikan berat badan jika makan berlebihan saat berbuka puasa.

Secara tradisional, umat Muslim akan makan sejumlah kurma, kemudian segera melaksanakan salat Maghrib, sebelum kembali makan hidangan berbuka puasa.

Saat tubuh mulai mencerna kurma yang berserat, keinginan untuk makan berlebihan dapat berkurang.

“Ini memberi tubuh Anda kesempatan untuk mengenali bahwa tubuh sebenarnya telah mengonsumsi makanan, proses pencernaan telah dimulai,” jelas Bashir.

Meskipun termasuk buah kering, kurma juga dapat membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi (tercukupi kebutuhan cairan).

Kurma secara alami mengandung elektrolit kalium, yang bertindak seperti magnet untuk air, menarik cairan ke dalam sel-sel tubuh.

“Banyak orang berbuka puasa dengan kurma dan air, yang sangat baik untuk energi dan hidrasi,” ujar Bashir.

“Jadi, seringkali tidak perlu mengonsumsi elektrolit tambahan di atas itu,” tambahnya.

Sembelit dan kembung adalah masalah umum bagi Muslim yang berpuasa.

Masalah ini muncul lantaran makan dan minum sepanjang hari biasanya membantu merangsang pergerakan usus, sesuatu yang kurang selama periode puasa yang panjang.

Kurma adalah sumber serat yang bagus, yang membantu feses bergerak melalui usus dengan mudah.

Layanan Kesehatan Nasional (National Health Service) UK merekomendasikan untuk mengonsumsi 30 gram serat per hari.

“Terkadang selama Ramadan… kita mungkin menginginkan karbohidrat sederhana, tetapi jika kita telah merencanakan dan mempersiapkan makanan sebelumnya [kita dapat] memastikan bahwa kita mendapatkan serat dalam makanan kita,” papar Bashir.(BBCNews)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *