Gacoorrr ! GP GPIB BUKIT MORIA TEBET Gelar ‘Christmas Charity 2025’ di Panti Lansia Atmabrata

Pelkat GP GPIB Bukit Moria Tebet Jakarta Selatan, kunjungan ke Rumah Panti Lansia Atmabrata Jakarta / Foto GPIB Bukit Moria

Jakarta,IntiJayaNews.com – Ini jarang terjadi, boleh dibilang GACOOORRR…bangett istilah Gen Z sekarang. Pelkat Gerakan Pemuda Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat (GPIB) Bukit Moria Tebet Jakarta Selatan, menggelar acara Natal (Christmas Charity 2025) di Rumah Lansia Atmabrata Cilincing Jakarta Utara, akhir Januari lalu.

Apa yang memotivasi mereka menggelar acara Christmas Charity 2025 di Rumah Panti Lansia Atmabrata ?
“Acara ini bertujuan sebagai ungkapan syukur anggota Pelkat Gerakan Pemuda GPIB Bukit Moria Tebet bahwa Tuhan begitu mengasihi manusia dan juga sekaligus memperingati hari Natal,” jelas Talo Erland Yeshua Riwu Kaho Ketua Pelkat GP GPIB Bukit Moria Tebet dalam keterangan tertulisnya pada IntiJayaNews.com, Kamis (19/2/2026).

Bacaan Lainnya

Selain itu, lanjut Talo, Pelkat GP Bukit Moria ingin berbagi kasih sukacita dan memilih Rumah Lansia sebagai pengingat juga bagi anak muda untuk juga mengasihi dan menghormati orang tua.

Dikatakan,”Rumah Lansia Atmabrata merupakan panti umum (tidak hanya khusus Kristen) karena kami yakin Tuhan datang ke dunia untuk seluruh ciptaannya, jadi kami juga ingin seluruh umat turut merasakan kasih Tuhan.”

Di Panti Lansia Atmabrata, Pelkat GP GPIB Bukit Moria (GP BM) mendapat pesan untuk selalu menjaga dan memelihara orang tua kita sampai akhir hayatnya.”Pesan dari Bu Joice untuk GP BM selalu diingat dan selama acara bersama 50 lansia di Panti Atmabrata, kita semua bersukacita disana karena dibilang jarang anak muda yang berkunjung dan membuat acara,” kenang Talo.

Lansia Idol

Sementara Ketua Panitia/tim kerja, Gilbert Christopher Damanik mengaku, apa yang diawali dengan keraguan kini berbuah manis. “Kami bersyukur acara berjalan dengan lancar, meriah dan puji tuhan juga di kasih cuaca yang cerah,” ujarnya.

Menurutnya, waktu persiapan banyak sekali pergumulan dan keraguan secara pribadi, dimana awal pembentukan panitia pada bulan November akhir cukup membuatnyai ragu, apakah bisa di jalankan, tapi puji tuhan semuanya dapat dijalankan dengan persiapan rancangan yang matang.

Tim kerja melakukan pencarian dana dengan membuka Warkop Dadakan, Mini Bazaar dan PO Kaos berjalan dengan lancar.

“Oma dan Opa sangat gembira sekali, tim kerja GP BM yang berjumlah 28 orang, membuat acara Lansia Idol dan aktivitas menggambar di totebag. Ada juga anggota tim kerja, seperti Kezia mengenang saat visit ke kamar oma opa dia ngobrol dan dipanggil dengan sebutan cantik sama oma opa disana, itu jadi moment dia banget sih pas cerita, setelah pulang dari rumah lansia Atmabrata,” ungkap Gilbert.

Selain itu, lanjut Gilbert, ini momen yang paling berkesan baginya ketika ngobrol tentang musik sama Oma dan Opa. Ternyata, mereka suka banget karoke-an dan juga suara mereka bagus dan berenergi banget.

“Bentuk bantuan yang disumbangkan ke Panti Atmabrata dari tim kerja GP BM dan jemaat GPIB Bukit Moria, puji Tuhan berupa dana sumbangan kasih tunai, kami juga memberikan sumbangan berupa barang yg dibutuhkan oma opa dan pengurus di rumah Lansia Atmabrata, seperti sembako, pampers lansia, susu lansia, minyak, tissue basah, dll,” pungkas Gilbert.(*)

Berikut rekaman lensa kegiatan di Rumah Lansia Atmabrata:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *