Jakarta,IntiJayaNews.com – Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 37 Tahun 2025, menyebutkan telah menetapkan 36 bandara umum sebagai bandara internasional.
Keputusan ini merupakan bagian dari upaya untuk mendorong penguatan industri penerbangan nasional, mendorong pariwisata, perdagangan, dan investasi sehingga nantinya akan terwujud pemerataan ekonomi di berbagai wilayah Indonesia sesuai Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
“Presiden Prabowo menginstruksikan pembukaan bandara internasional sebanyak-banyaknya di berbagai daerah guna mendorong percepatan perputaran ekonomi dan pariwisata daerah. Sehingga penetapan bandara internasional ini menjadi langkah strategis untuk mendorong hal tersebut,” ujar Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, dalam keterangan tertulisnya, dikutip Senin (18/8/2025).
Adapun bandara yang ditetapkan sebagai bandara internasional, yaitu:
- Bandara Sultan Iskandar Muda, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh
- Bandara Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara
- Bandara Minangkabau, Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat
4.Bandara Sultan Syarif Kasim II, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau - Bandara Hang Nadim, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau
- Bandara Soekarno Hatta, Kota Tangerang, Provinsi Banten
- Bandara Halim Perdanakusuma, Kota Jakarta Timur, Provinsi DKI Jakarta
- Bandara Kertajati, Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat
- Bandara Kulon Progo, Kabupaten Kulon Progo, Provinsi DI Yogyakarta
- Bandara Juanda, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur
- Bandara I Gusti Ngurah Rai, Kabupaten Badung, Provinsi Bali
- Bandara Zainuddin Abdul Madjid, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat
- Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur
- Bandara Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan
- Bandara Sam Ratulangi, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara
- Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua
- Bandara Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur
- Bandara S M Badaruddin II, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan
- Bandara H A S Hanandjoeddin, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
- Bandara Jenderal Ahmad Yani, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah
- Bandara Syamsudin Noor, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan
- Bandara Supadio, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat
- Bandara Raja Sisingamangaraja XII, Kabupaten Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara
- Bandara Raja Haji Fisabilillah, Kota Tanjung Pinang, Provinsi Kepulauan Riau
- Bandara Radin Inten II, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung
- Bandara Adi Soemarmo, Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah
- Bandara Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur
- Bandara Juwata, Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara
- Bandara El Tari, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur
- Bandara Pattimura, Kota Ambon, Provinsi Maluku
- Bandara Frans Kaisiepo, Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua
- Bandara Mopah, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan
- Bandara Kediri, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur
- Bandara Mutiara Sis Al Jufri, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah
- Bandara Domine Eduard Osok, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya
- Bandara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.(*Berbagai Sumber)