Jakarta,IntiJayaNews.com – Berdasarkan laman resmi Pertamina, Minggu, 1 Maret 2026, penyesuaian harga ini mengacu pada Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No.245.K/MG.01/MEM.M/2022 tentang Formula Harga Dasar dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis BBM Umum.
Untuk wilayah Jakarta, BBM nonsubsidi jenis Pertamax 92 naik sebesar Rp500 dari Rp11.800 menjadi Rp12.300 per liter. Sementara Pertamax Turbo 98 turun sebesar Rp400 dari Rp12.700 menjadi Rp13.100.
Selanjutnya BBM jenis Pertamax Green 95 turun Rp350 dari Rp13.500 menjadi Rp13.150. Lalu, Dexlite turun Rp1.200 dari Rp14.700 menjadi Rp13.500. Pertamina Dex juga naik Rp450 dari Rp12.450 menjadi Rp12.900.
Di sisi lain, BBM bersubsidi Pertamina seperti Pertalite dan Solar subsidi tidak mengalami perubahan. Pertalite tetap dibanderol Rp10.000 per liter dan Solar subsidi masih dihargai Rp6.800 per liter.
Sementara Pertamina Dex Series turut mengalami kenaikan. Harga BBM jenis Dexlite (CN 51) mengalami naik menjadi Rp14.200 dari Rp13.250 per liter. Pertamina Dex (CN 53) juga naik menjadi Rp14.500 dari sebelumnya Rp13.500 per liter.
Daftar harga BBM Pertamina terbaru
Dengan keputusan tersebut, berikut daftar harga secara lengkap untuk semua jenis BBM Pertamina per 1 Maret 2026:
Solar Subsidi (CN 48): Rp6.800 per liter.
Pertalite (RON 90): Rp10.000 per liter.
Pertamax (RON 92): Rp12.300 per liter.
Pertamax Green (RON 95): Rp12.900 per liter.
Pertamax Turbo (RON 98): Rp13.100 per liter.
Dexlite (CN 51): Rp14.200 per liter.
Pertamina DEX (CN 53): Rp14.500 per liter.
(Metrotvnews/JS)





