BPS: Penduduk Miskin Menyusut, Jurang Kaya dan Miskin Masih Lebar

Foto: sindonews

Jakarta,IntiJayaNews.com – Data terbaru menunjukkan jumlah penduduk miskin di tanah air menyusut signifikan hingga mencapai angka 23,36 juta orang pada September 2025.

Namun, di balik penurunan tersebut, tingkat ketimpangan atau jurang antara kelompok kaya dan miskin, terutama di wilayah perkotaan, terpantau masih sangat lebar.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti, mengungkapkan bahwa persentase kemiskinan nasional kini berada di angka 8,25 persen. Angka ini turun 0,22 persen poin jika membandingkannya dengan periode Maret 2025. Sejak tahun 2021, grafik kemiskinan Indonesia memang terus melandai dan berhasil keluar dari zona dua digit yang sebelumnya sempat menyentuh 10,14 persen.

“Tingkat kemiskinan mengalami penurunan, baik di perkotaan maupun di perdesaan,” ujar Amalia dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis 5 Februari 2026.

Tingginya angka ketimpangan di kota mencerminkan bahwa meskipun banyak orang berhasil lepas dari jerat kemiskinan, kenaikan pendapatan kelompok ekonomi atas melesat jauh lebih cepat. Hal ini menciptakan pemandangan kontras di kota-kota besar, di mana gedung pencakar langit berdiri berdampingan dengan pemukiman padat.(Finnews)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *