Jakarta,IntiJayaNews.com – Harga beras di semua tingkatan distribusi kompak mengalami kenaikan. Kenaikan signifikan terjadi baik beras premium maupun medium.
Demikian rilis Badan Pusat Statistik, disebutkan beras premium di tingkat penggilingan menyumbang kenaikan tertinggi.
“Beras premium naik 1,8% secara mtm dan naik 9,57% secara yoy,” ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono dalam konferensi pers, Rabu (1/4/2026).
“Beras medium naik secara mtm 0,61% dan secara yoy beras medium naik 4,40%.”
Secara keseluruhan, rata-rata harga beras di tingkat penggilingan secara total naik 0,54% mtm dan meningkat 5,66% yoy.
Sementara itu pada tingkatan grosir, kenaikan beras pada Maret terjadi dengan rata-rata kenaikan 0,96% mtm dan 4,81% yoy, dengan inflasi sebesar 0.96%. Rata-rata kenaikan harga beras berada pada rentang Rp14.282 per kilogram per Februari 2026 dan naik menjadi Rp14.419 per kilogram pada Maret.
“Tingkat pengecer, kenaikan beras sebesar 0,65% secara mtm dan 3,71% secara yoy,” jelasnya.(Bloomberg Technoz)




