Jakarta,IntiJayaNews.com – Surat kabar The Wall Street Journal (WSJ) yang berbasis di Amerika Serikat (AS) dalam laporannya mengklaim bahwa Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) telah mengambil langkah-langkah untuk bergabung dalam perang melawan Iran. Jika dikonfirmasi kedua negara Arab tersebut, ini akan menandai peningkatan pertempuran.
Laporan WSJ, mengutip orang-orang yang mengetahui masalah tersebut, pada Selasa (24/3/2026), menyebutkan bahwa Arab Saudi setuju untuk memberikan akses militer AS ke Pangkalan Udara King Fahd—sebuah perubahan sikap setelah mengatakan pangkalan-pangkalan kerajaan tidak dapat digunakan untuk menyerang rival lama Riyadh.
Menanggapi hal tersebut Duta Besar (Dubes) Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amoudi. Dia mengatakan bahwa hal tersebut perlu dibahas secara khusus oleh para pemimpin Kerajaan.
“Itu tentu akan diambil ataupun akan dibahas khusus oleh para pemimpin di Kerajaan Arab Saudi dan dalam momen yang tepat untuk dibahasnya,” terang Dubes Faisal dalam konferensi persnya di kediaman dinasnya, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (24/3/2026) malam.
Kendati demikian, kata dia, pada prinsipnya Kerajaan Arab Saudi tidak akan ragu dalam mengambil langkah tegas untuk mempertahankan kedaulatan teritorialnya.
Kerajaan Arab Saudi berkomitmen penuh untuk melindungi warga negara serta seluruh penduduk yang tinggal di dalam wilayah Kerajaan.
“Seandainya ada tindakan-tindakan yang mengakibatkan atau mengancam Kerajaan Saudi, sekali lagi Arab Saudi tidak akan tinggal diam,” ujarnya.(CNBC Indonesia)





