Bagaimana Membedakan SUPER FLU dan Pilek Biasa?

Ilustrasi/Foto: istimewa

Jakarta,IntiJayaNews.com – Saat ini virus super flu sudah mulai menyebar di beberapa negara termasuk Indonesia. Lalu bagaimana membedakan antara pilek biasa dan super flu?

Pilek dan flu sama-sama penyakit saluran pernapasan yang sangat menular, tetapi disebabkan oleh virus yang berbeda. Pilek paling umum disebabkan oleh rhinovirus, sementara flu disebabkan oleh virus influenza tipe A dan B yang mampu memicu gejala lebih parah.

Keduanya menyebar lewat droplet pernapasan saat batuk, bersin, atau berbicara, dan juga melalui permukaan yang terkontaminasi.

Pilek biasanya dimulai perlahan dengan gejala seperti hidung berair atau tersumbat, bersin, sakit tenggorokan ringan, dan batuk ringan.

Super flu cenderung muncul mendadak dan lebih parah, dengan gejala seperti demam tinggi mendadak, kelelahan berat dan kelemahan seluruh tubuh, nyeri otot dan sendi, sakit kepala hebat, batuk kering yang intens, menggigil dan berkeringat, bahkan diare dan hilangnya nafsu makan.

Perbedaan utama di antara keduanya yaitu flu sering datang lebih cepat dan terasa lebih kuat. Sementara pilek, berkembang secara bertahap dan biasanya lebih ringan.

Pilek ringan biasanya akan membaik dalam 7–10 hari, tetapi gejala flu bisa sampai 1–2 minggu atau lebih, terutama pada kelompok yang rentan. Walaupun keduanya bisa memicu komplikasi seperti infeksi sinus atau telinga, flu lebih berpotensi menyebabkan komplikasi lebih serius. Misanya pneumonia atau rawat inap terutama bagi anak kecil, orang tua, dan sebagian orang yang memiliki kondisi kesehatan mendasar.

Pengobatan flu dan pilek memang hampir mirip, seperti istirahat, obat pereda gejala dan cairan yang cukup. Namun untuk kasus flu, biasanya dibutuhkan obat antivirus untuk meringankan gejala.

Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah juga cukup mudah seperti:

  • Cuci tangan teratur
  • Menutup mulut saat batuk/bersin
  • Menjaga ventilasi ruangan – Vaksin flu tahunan (jika diperlukan)

Meskipun istilah super flu saat ini sering digambarkan sebagai musim flu yang beart, namun secara medis, super flu bukanlah virus baru. Data riset menunjukkan bahwa flu mutan tertentu dapat lebih mudah menular, tetapi tidak berarti merupakan virus yang sepenuhnya baru atau berbeda dari influenza musiman pada umumnya.(Sindo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *