Cerita Hansjürgen Köhler: Pemburu UFO Asal Jerman, Benarkah UFO Ada?

Hansjürgen Köhler telah menyelidiki laporan penampakan UFO di Eropa selama lebih dari 50 tahun/ Foto: Hansjürgen Köhler

IntiJayaNews.com – Hingga kini pertanyaan, benarkah objek terbang asing atau UFO itu ada? Masih menjadi misteri. Hal itu dijawab peneliti asal Jerman, Hansjürgen Köhler pada DW.com.

Hansjürgen Köhler pria berusia 70 tahun mengaku telah menyelidiki laporan fenomena anomali seperti UFO selama lebih dari 50 tahun.

Bacaan Lainnya

Dia skeptis soal “kehadiran UFO” dan menjauhkan diri dari para  “penggemar UFO” dan memandang pekerjaannya lebih mirip dengan kriminolog ruang angkasa daripada seseorang yang percaya pada piring terbang dan makhluk hijau kecil.

Siapa pun di Jerman yang merasa telah melihat objek terbang asing atau UFO, dapat melaporkannya ke Jaringan Penelitian Pusat untuk Fenomena Anomali, yang lebih dikenal dengan CENAP.

Salah satu saluran telepon darurat CENAP dikelola oleh Hansjürgen Köhler dan lima tim relawan lainnya yang berbasis di Odenwald.

Köhler mengatakan CENAP telah memproses 13.621 laporan penampakan UFO sejak didirikan pada 1976 dan hampir berhasil menjelaskan keseluruhannya, dengan hanya 89 kasus yang belum terpecahkan. Laporan penampakan meningkat setiap tahun selama lima tahun terakhir, dengan 1.348 penampakan tercatat pada tahun 2025.

Sebagian besar penampakan tersebut dapat dijelaskan dengan mudah dan biasanya orang salah paham menilai penampakan tersebut sebagai roket, satelit, planet yang bersinar terang, atau bintang. Köhler mengatakan bahwa contoh klasiknya adalah Sirius, bintang paling terang di langit, yang terletak sedikit di atas dan di sebelah kiri rasi bintang Orion. Terkadang, penampakan tersebut juga berupa bola api atau meteor.

Köhler mengatakan kepada DW bahwa sekitar 40% dari semua laporan penampakan dapat dilacak kembali ke teknologi ruang angkasa. Satelit Starlink milik Elon Musk juga telah membuat laporan penampakan yang membingungkan dalam beberapa tahun terakhir, karena, menurut Köhler, satelit-satelit tersebut menunjukkan “kilauan ekstrem” dalam beberapa situasi, menyebabkan semakin banyak orang di seluruh dunia, termasuk pilot pesawat, melaporkan penampakan UFO.

Pesawat terbang, helikopter, dan pesawat nir awak (drone) juga kadang melihat penampakan. Köhler mengatakan tidak mengherankan jika drone yang dapat melesat cepat dan melakukan manuver gila bisa membingungkan orang.

Köhler menggunakan perangkat lunak astronomi, informasi dari badan antariksa, dan data penerbangan untuk mengungkap kebenaran di balik sebagian besar penampakan UFO, terkadang bahkan menghubungi militer Jerman dalam kasus-kasus khusus. Di lain waktu, ia bertindak layaknya seorang detektif.

Ada satu kasus yang terus mengganggu pikiran Köhler sejak tahun 1990-an. Kasus tersebut melibatkan seorang perempuan muda yang menghabiskan beberapa bulan mengejar UFO di sekitar Jerman Barat dan bahkan hingga ke Belgia menggunakan mobilnya. Suatu malam, perempuan tersebut mengatakan seorang sopir truk di Belgia membunyikan klaksonnya saat ia melintas di jalan tol. Bagi perempuan tersebut klakson adalah pertanda sopir truk juga melihat UFO.

Hal aneh tentang laporan perempuan tersebut, kata Köhler, adalah bentuknya yang terus berubah, kadang tampak lebih besar, kadang lebih kecil. Köhler akhirnya menemukan bahwa perempuan tersebut setengah buta, kehilangan lensa kontaknya, dan memakai kacamata yang rusak.

Apa yang ia lihat bukanlah UFO, melainkan fase bulan yang naik dan turun. Köhler menggambarkan kasus tersebut aneh dan dramatis. Pada akhirnya, ia percaya, perempuan itu hanya merasa kesepian.

Dalam kasus lain sekitar enam bulan lalu, ia menerima panggilan mengenai alien yang mendarat di pantai di Portugal. Ia mengatakan seorang perempuan yang mendokumentasikan situasi tersebut dengan gambar yang sangat detail mengklaim bahwa ia melihat alien muncul dan menghilang saat ia duduk di dekat api unggun di malam hari.

Setelah menyelidiki kasus tersebut, Köhler segera mengetahui bahwa lokasi tersebut juga merupakan tempat sekolah menyelam. Meskipun penggemar UFO kemungkinan akan mengklasifikasikan pertemuan tersebut sebagai “penampakan alien,” Köhler menyebutnya sebagai “omong kosong” dan mencatatnya sebagai “penyelaman malam hari.”

Lalu, apakah Köhler yakin bahwa suatu hari nanti UFO alien akan mendarat di Bumi?

“Mereka belum pernah datang ke sini,” katanya.

Di sisi lain, ia yakin bahwa kita bukanlah makhluk hidup satu-satunya di galaksi yang luas ini.

“Saya tidak bisa memastikan mereka tidak akan datang,” katanya, namun jika suatu saat mereka benar-benar mendarat di bumi dan melihat apa yang sedang terjadi, Köhler yakin mereka akan segera pergi dari sini.(DW.com/editor:jeffrysarafil)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *