Teheran,IntiJayaNews.com – Siaran televisi negara Iran pada Kamis waktu setempat, 19 Maret 2026, menjawab teka-teki publik, Pemimpin Revolusi Tertinggi Iran, Ayatollah Sayyid Mojtaba Khamenei muncul menyampaikan ceramah.
Kemunculannya ini sekaligus menjadi jawaban telak yang menepis isu kematian maupun kabar cedera parah yang sebelumnya dihembuskan oleh pihak Amerika Serikat.
Dalam cuplikan video yang disiarkan, Mojtaba Khamenei terlihat dalam kondisi sehat sambil menyampaikan ceramah di hadapan sekelompok pemuda. Kehadirannya di layar kaca mengakhiri spekulasi yang dipicu oleh pernyataan sejumlah pejabat tinggi Washington.
Sebelumnya, narasi mengenai ketidakhadiran Mojtaba diperkuat oleh pernyataan Menteri Perang Amerika Serikat, Pete Hegseth, yang mengklaim bahwa Mojtaba terluka akibat sebuah serangan di Teheran. Senada dengan itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga sempat melontarkan dugaan bahwa tokoh penting Iran tersebut telah meninggal dunia.
Sebelumnya, Mojtaba Khamenei menolak usulan gencatan senjata yang disampaikan oleh Amerika Serikat melalui dua negara perantara. Alih-alih melunak, ia menegaskan bahwa Iran akan terus melakukan aksi balasan terhadap serangan AS-Zionis dengan menargetkan militer AS dan Zionis Israel di kawasan.
Ayatullah Sayyid Mojtaba Khamenei juga telah mengeluarkan perintah khusus pada 16 Maret kepada para pemimpin yang menggantikan pejabat yang gugur. Ia memerintahkan agar para pejabat baru melanjutkan jabatan dengan menjalankan instruksi serta kebijakan yang telah ditetapkan sebelumnya tanpa adanya perubahan strategi.(metrotvnews)





