Juru Masak Pribadi Neymar Menuntut Rp900 Juta, Ini Masalahnya!

Neymar/ Foto: goal.com

Jakarta,IntiJayaNews.com – Chef/juru masak pribadi bintang sepakbola Brasil Neymar, menuntut uang kompensasi Rp900 juta, atas tuduhan kerja paksa yang memaksa telah bekerja selama 16 jam dalam beberapa hari beruntun.

Chef tersebut menuntut 262 ribu real Brasil atau setara Rp846 juta atas kerugian yang dideritanya. Neymar dituntut membayar denda, uang lembur, dan bonus kepadanya, akibat sering bekerja melewati batas waktu yang ditentukan.

Tuntutan ini bermula ketika chef pribadi Neymar diminta untuk bekerja di rumahnya kawasan Casa Hotel Portobello, Mangaratiba, Rio de Janeiro, sejak Juli 2025 hingga Februari 2026. Saat itu, dilansir Metropoles, chef tersebut mengaku diminta bekerja sejak pukul 07.00 hingga 17.00 sore.

Jam kerja tersebut berlaku sejak Senin hingga Kamis. Sementara, pada Jumat, dia diminta bekerja sampai pukul 16.00. Tapi kenyataannya, chef tersebut sering dipaksa lembur bahkan sampai nyaris tengah malam. Tak cuma itu, dia juga sering tak mendapatkan libur karena sering masuk hingga akhir pekan.

Hal ini, menurut kesaksian chef tersebut, bisa terjadi karena Neymar sering membawa rekan-rekannya. Bahkan, Neymar membawa hingga 150 orang per hari ke rumahnya untuk sekadar bercengkrama.

Alhasil, chef tersebut sering bekerja sampai jam 23.00, bahkan tak mendapatkan hari libur. Dia juga sering melewatkan makan siang karena terlalu sibuk melayani Neymar dan rekan-rekannya.

  1. Tuntutan sudah dilayangkan, ada keluhan fisik

Tuntutan kepada Neymar sudah dilayangkan chef tersebut ke Pengadilan Ketenagakerjaan Regional Pertama. Saat ini, tuntutan tersebut tengah dipelajari untuk ditindaklanjuti.(idntimes)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *