Jakarta,IntiJayaNews.com – Pemerintah bersama PLN terus memperluas jaringan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di berbagai titik strategis, khususnya di sepanjang Tol Trans Jawa yang menjadi jalur favorit pemudik.
Hal itu untuk mengatasi Mudik Lebaran 2026, SPKLU di jalur-jalur utama mudik, menjadi perhatian.
Upaya ini dilakukan agar pengguna mobil listrik tidak lagi khawatir kehabisan daya di tengah perjalanan.
Selain menambah jumlah titik pengisian, kapasitas pengisian juga ditingkatkan agar proses charging lebih cepat dan antrean kendaraan dapat diminimalkan saat puncak arus mudik maupun arus balik Lebaran.
Infrastruktur SPKLU Diperkuat Jelang Mudik Kesiapan infrastruktur kendaraan listrik terus menjadi prioritas menjelang musim mudik.
Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PLN, Edwin Nugraha Putra, menegaskan pihaknya akan meningkatkan kapasitas pengisian daya di berbagai titik SPKLU.
PLN berkomitmen tentunya akan mengganti SPKLU yang masih 22 atau 40 menjadi 180, sehingga insya-allah nanti pada mudik, baik Imlek maupun Idul Fitri, tidak ada antrean yang berarti.
Peningkatan kapasitas ini sangat penting karena semakin banyak masyarakat yang beralih menggunakan mobil listrik untuk perjalanan jarak jauh.
Dengan teknologi pengisian cepat atau fast charging, waktu pengisian daya dapat dipangkas menjadi sekitar 20–40 menit tergantung kapasitas baterai kendaraan.
Selain itu, pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral juga mendorong percepatan pembangunan SPKLU di berbagai jalur strategis nasional.
Berdasarkan data pemerintah, jumlah SPKLU di Indonesia terus bertambah setiap tahun sebagai bagian dari program percepatan ekosistem kendaraan listrik nasional. Daftar Rest Area Tol dengan SPKLU. (tvOnenews)





