Jakarta,IntiJayaNews.com – Delapan taipan asal Indonesia masuk daftar 500 orang terkaya dunia terbaru ‘Bloomberg Billionaires Index per 5 Maret 2026’.
Berikut Daftar Orang Terkaya di Indonesia per 5 Maret 2026
- Prajogo Pangestu
Prajogo Pangestu, pemilik Grup Barito, masih berada di peringkat teratas daftar orang terkaya Indonesia. Prajogo sekaligus menjadi orang terkaya ke–80 di dunia.
Jumlah kekayaannya terbilang US$ 29,4 miliar atau mencapai Rp 496,93 triliun.
- Sukanto Tanoto
Sukanto Tanoto merupakan pendiri Royal Golden Eagle, konglomerat manufaktur skala global yang memiliki aset lebih dari US$ 40 miliar pada 2026, berdasarkan data Bloomberg.
Dengan berbagai sumber kekayaan dari segala lini bisnis di banyak negara, Sukanto Tanoto berhasil menempati peringkat ke–108 orang terkaya dunia. Kekayaannya berada di angka US$ 23,9 miliar, atau Rp 403,97 triliun.
- Low Tuck Kwong
Low Tuck Kwong, pengusaha pertambangan batu bara pendiri PT Bayan Resources Tbk (BYAN), memiliki kekayaan sekira US$ 19,2 miliar atau Rp 324,53 triliun.
- Budi Hartono
Grup Djarum menjadi kendaraan sumber kekayaan Hartono bersaudara mengumpulkan pundi–pundi harta. Nama Budi Hartono masuk jajaran orang terkaya urutan ke–178 berdasarkan data Bloomberg. Kekayaan Budi ditaksir US$16,2 miliar, yang sama dengan Rp 273,82 triliun.
- Anthoni Salim
Pemilik Grup Indofood, perusahaan produsen makanan dan minuman terpopuler di Indonesia, Anthoni Salim masuk ke dalam jajaran daftar orang terkaya di Indonesia dengan berada di peringkat ke–5.
Kekayaannya berhasil mencapai US$ 14,7 miliar, atau setara dengan Rp 248,46 triliun hingga menempatkannya di posisi 201 orang terkaya di seluruh dunia.
Yang juga jadi perhatian, biarpun kekayaannya sepanjang tahun ada di zona merah yang menyusut mencapai 7,7% atau US$ 1,2 miliar (Rp 20,28 triliun), Anthoni Salim tetap berhasil unggul di posisi 4, hingga mendahului Michael Hartono.
- Michael Hartono
Harta jumlah kekayaan Michael Hartono memang tidak sefantastis saudaranya, Budi Hartono. Nilainya masih terbilang mengagumkan mencapai US$ 14,7 miliar, atau sepadan dengan Rp 248,46 triliun dengan keberhasilan menjemput posisi ke-6.
- Dato Sri Tahir
Dato Sri Tahir memiliki kekayaan US$ 12,6 miliar yang sama dengan Rp 212,97 triliun yang berasal dari berbagai bisnis meliputi perbankan, kesehatan, properti, hingga media massa. PT Berita Mediatama Indonesia, perusahaan yang menaungi Bloomberg Technoz, berafiliasi dengan Grup Mayapada milik Dato Sri Tahir.
Sejumlah perusahaan yang dinaungi dan terafiliasi dengannya, PT Bank Mayapada International Tbk (MAYA), PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO), dan PT Sejahteraraya Anugerahjaya Tbk (SRAJ) yang merupakan operator Mayapada Hospital.
Dato Sri Tahir juga merupakan pemilik PT Raja Kutai Baru Makmur. Perusahaan ini bergerak di pertambangan batu bara. Dari properti, Dato Sri Tahir memiliki properti perkantoran, hotel, mal, dan sebagainya. Termasuk Mayapada Tower I dan II, Sona Topaz Tower, Menara Topaz (Surabaya), Fairmont Hotel (Bali), Four Points by Sheraton (Jakarta dan Batam), Fairfield by Marriott (Surabaya), Mal Bali Galeria, dan Lampung Land. Dato Sri Tahir juga tercatat memiliki properti di luar negeri yakni Singapura dan Jepang.
Dengan berbagai aset dan sumber kekayaan dari segala lini bisnis, Dato Sri Tahir berhasil menempati peringkat ke–252 orang terkaya dunia.
- Otto Toto Sugiri
Otto Toto Sugiri, seorang pengusaha yang disebut–sebut sebagai ‘Bill Gates-nya Indonesia’ salah satu pendiri sekaligus Direktur Utama PT DCI Indonesia Tbk (DCII), penyedia layanan pusat data terbesar di Indonesia.
Berdasarkan data Bloomberg, Otto Toto Sugiri juga merupakan salah satu pendiri PT IndoInternet Tbk (EDGE), penyedia layanan internet terpadu pertama di Indonesia. Dengan berbagai aset dan sumber kekayaan, Otto Toto Sugiri berhasil menempati peringkat ke–413 orang terkaya di dunia.
Nilai kekayaannya diperkirakan mencapai US$8,8 miliar (Rp 148,74 triliun).
Sumber: Bloomberg Technoz





