Jakarta,IntiJayaNews.com – Sutradara Joko Anwar mempersembahkan film Ghost in the Cell, digarap oleh rumah produksi Come and See Pictures bersama Rapi Films dan Barunson E&A sebagai mitra kolaborasi internasional.
Dilansir dari RRI, kolaborasi tersebut memperkuat kualitas produksi sekaligus memperluas jangkauan distribusi film ke pasar global.
Ditulis Joko Anwar sendiri, ‘Ghost in the Cell’ merupakan film horor komedi terbaru yang menghadirkan kisah penuh konflik dan misteri di dalam penjara.
Ia meramu unsur komedi dan kengerian menjadi sajian berbeda dengan pendekatan visual khas serta penceritaan dinamis.
Cerita berfokus pada perseteruan dua kelompok narapidana yang berubah mencekam setelah kemunculan teror supranatural tak terduga.
Alur film menggambarkan situasi tegang di balik jeruji besi yang perlahan dipenuhi kejadian aneh dan menakutkan. Ketegangan tersebut memaksa para penghuni sel menghadapi ketakutan sekaligus konflik lama yang belum terselesaikan.
Gangguan gaib mulai muncul ketika salah satu narapidana mengalami peristiwa ganjil yang sulit dijelaskan secara logika. Sejak saat itu, ketegangan antar kelompok semakin meningkat karena masing-masing saling mencurigai atas teror yang terjadi.
Deretan pemeran utama diisi oleh Abimana Aryasatya yang memerankan tokoh narapidana dengan latar belakang emosional kompleks. Penampilannya didukung oleh Morgan Oey dan Rio Dewanto yang menghadirkan dinamika kuat dalam cerita.
Sejumlah aktor lain seperti Aming dan Lukman Sardi turut menambah warna karakter dalam narasi penjara tersebut. Kehadiran Kiki Narendra, Endy Arfian, serta Tora Sudiro semakin memperkaya interaksi antar tokoh sepanjang film.
Film ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 16 April 2026 mendatang. Penayangan tersebut diharapkan menjadi momentum baru bagi genre horor komedi dalam industri perfilman nasional.(*)





