Berangkat Akhir Juni 2026! 8000 Pasukan Perdamaian Indonesia Standby

Pasukan penjaga perdamaian PBB asal Indonesia, menghadiri upacara peringatan hari jadi ke-47 UNFIL, di markas besar pasukan mpenjaga perdamaian PBB di kota Naquora, Lebanon Selatan Rabu 15 Maret 2025 (AP/Photo : Muhammed Zaatary, File)

Jakarta,IntiJayaNews.com – Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat Donny Pramono mengatakan, 8.000 pasukan penjaga perdamaian siap berangkat ke Gaza, Palestina pada akhir Juni 2026.

Dikatakan, personel siap berangkat merujuk pada kondisi di mana mereka benar-benar siap diberangkatkan sewaktu-waktu. Namun, jadwal keberangkatan tetap sepenuhnya menunggu keputusan politik negara dan mekanisme internasional yang berlaku.

Bacaan Lainnya

“Rencana pengiriman sekitar 8.000 personel masih dalam tahap persiapan dan menunggu keputusan Presiden [Prabowo Subianto],” ujar Donny, Rabu (18/2/2026). 

Di internal TNI sendiri, rapat penyiapan Satgas Perdamaian dan Kemanusiaan Indonesia baru sampai tahap menetapkan bahwa pasukan disiapkan dalam format brigade komposit berjumlah 8.000 personel.

Adapun, garis waktu (timeline) yang disusun adalah pemeriksaan kesehatan dan penyiapan administrasi hingga Februari; gelar kesiapan pasukan pada akhir Februari; sekitar 1.000 personel ditargetkan dalam kondisi siap berangkat awal April 2026; dan seluruh elemen 8.000 personel ditargetkan siap berangkat paling lambat akhir Juni 2026.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengatakan Indonesia siap mengerahkan hingga 20.000 putra dan putri bangsa untuk membantu mengamankan perdamaian di Gaza atau di tempat lain seperti Ukraina, Sudan, dan Libya.

Kepala Negara mengatakan pengiriman pasukan penjaga perdamaian (peacekeeping forces) hanya akan dilakukan setelah persetujuan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Hal itu disampaikan Prabowo di sela-sela sesi Debat Umum Sidang Majelis Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Markas Besar PBB, New York, pada Selasa (23/9/2026) waktu setempat.

“Jika dan ketika Dewan Keamanan dan Majelis Umum PBB memutuskan, Indonesia siap untuk mengerahkan 20.000 atau bahkan lebih dari putra-putri kami,” ujar Prabowo. (Bloomberg Technoz)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *