Jakarta,IntiJayaNews.com – Kue keranjang dan dodol, menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, penjual di Jalan Bouraq, Karangsari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Banten, mengaku dibanjiri pesanan.
“Mulai pesenan dari bulan November, tapi itu cuma mesen kalau ramainya sudah dari minggu kemarin, mungkin minggu ini puncaknya,” kata Reni pemilik toko Ny. Lauw 55, Rabu (11/2).
Diakui, pesanan dodol dan kue keranjangnya meningkat hingga empat kali lipat dibandingkan hari biasa menjelang Imlek. Produksi diprioritaskan untuk memenuhi permintaan yang masuk sejak sebulan terakhir, terutama dari wilayah Jabodetabek dan sekitarnya.
Setiap Imlek, kue keranjang hampir selalu hadir dalam prosesi sembahyang maupun jamuan keluarga. Dalam upacara sembahyang, kue ini menjadi bentuk penghormatan kepada leluhur.
Kue keranjang atau Nian Gao dalam bahasa Mandarin merupakan sajian khas Imlek berbahan tepung beras ketan dan gula, serta dikenal sebagai Ti Kwe dalam dialek Hokkian.
Dalam tradisi Tionghoa, mengonsumsinya saat Imlek diyakini membawa keberuntungan dan kesejahteraan serta melambangkan peningkatan rezeki, kemajuan jabatan, dan perkembangan anak-anak.
(Bloomberg Technoz)




