Kenapa Epstein Files Bikin Heboh Masyarakat AS, Begini Penjelasannya!

Foto: The Guardian

Washington,IntiJayaNews.com – Epstein Files Transparency Act, yang ditandatangani menjadi undang-undang oleh Presiden Trump pada 19 November 2025, bikin heboh masyarakat Amerika Serikat (AS)

Departemen Kehakiman/Department of Justice (DOJ) pada hari Jumat (30/1/2026) telah mempublikasikan lebih dari tiga juta halaman dokumen.

Epstein Files sendiri adalah sebutan untuk kumpulan besar dokumen investigatif yang berkaitan dengan penyelidikan terhadap Jeffrey Epstein, termasuk materi dari banyak kasus hukum dan laporan penyelidikan yang dibuka oleh Departemen Kehakiman AS/Department of Justice (DOJ).

Istilah ini merujuk pada berbagai berkas seperti catatan pengadilan, log penerbangan, buku kontak, memo internal, korespondensi, dan bukti lain yang dikumpulkan oleh penegak hukum dalam berbagai tahap penyelidikan.

Foto dan catatan investigatif lainnya yang berkaitan dengan properti, kegiatan, dan orang-orang yang terlibat.

Ini dijelaskan sebagai koleksi materi yang beragam secara konten dan konteks, bukan hanya daftar nama, dan meskipun memberi gambaran luas, keberadaan nama dalam dokumen tidak secara otomatis berarti terbukti bersalah secara hukum.

Mengapa dokumen ini dibuka ke publik?
Rilis Epstein Files dilakukan sebagai akibat dari undang-undang bernama Epstein Files Transparency Act yang mewajibkan Departemen Kehakiman AS mempublikasikan semua berkas tak rahasia yang berkaitan dengan kasus Epstein.

Tujuannya adalah memberi akses publik terhadap materi investigasi yang sebelumnya tersembunyi, sekaligus menjawab tekanan dari media dan masyarakat soal dugaan keterlibatan figur berpengaruh serta cara penanganan hukum terhadap kasus ini.

Publikasi ini mencakup jutaan halaman dokumen, lebih dari 2.000 video, serta ratusan ribu gambar yang dirilis secara bertahap oleh DOJ. Banyak media menggambarkan bahwa dokumen tersebut mencakup korespondensi, rekaman penerbangan, dan daftar kontak tokoh terkenal, yang memicu perdebatan dan spekulasi di publik.

Meskipun materi sensitif seperti data korban disensor, keberadaan nama tokoh publik di dokumen ini telah memicu diskusi luas dan menarik perhatian media serta masyarakat internasional.

Terungkapnya Epstein Files menyebabkan pengunduran diri sejumlah tokoh termasuk Miroslav Lajčák dan Peter Mandelson; serta potensi dakwaan penghinaan terhadap Kongres terhadap Bill dan Hillary Clinton, menyusul penyelidikan DPR terhadap hubungan Bill dengan Epstein.

Keluarga kerajaan Inggris bahkan telah mengeluarkan pernyataan resmi terkait pemutusan hubungan kerajaan terhadap mantan pangeran Inggris, Prince Andrew, atas keterlibatannya terhadap kasus Jeffrey Epstein.(Idn times)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *