Kopi Pisang dari Korea Selatan Jadi Trend Kuliner Global

Foto: NDTV Food

Jakarta,IntiJayaNews.com – Trend menikmati rasa  Banana coffee atau kopi pisang tengah viral secara global karena kombinasi nostalgia, inovasi rasa, dan kekuatan media sosial.

Kopi pisang ini berakar dari budaya Korea Selatan susu pisang di tahun 1970-an. Saat itu, banana milk—produk ikonik dari Binggrae—menjadi simbol kemewahan dan gizi di masa pasca-perang.

Bacaan Lainnya

Fenomena banana coffee muncul sebagai evolusi dari tren tersebut, menggabungkan rasa manis alami pisang dengan kompleksitas kopi, menciptakan minuman yang unik dan menenangkan.

Platform seperti TikTok dan Instagram memainkan peran besar dalam penyebarannya, dengan video banana latte dan banana cold brew yang menarik jutaan penonton. Pencarian konsumen terhadap “banana bread latte” meningkat lebih dari 6.000% dalam setahun terakhir.

Minuman ini biasanya dibuat dengan mencampurkan espresso atau kopi robusta yang kuat bersama pisang matang, susu, dan kadang-kadang madu atau sirup. Kemudian diblender hingga menghasilkan minuman yang creamy dan menyegarkan.

Keunikan lainnya terletak pada aroma tropis yang menggoda dan sensasi kenyang yang ditimbulkan oleh pisang, menjadikannya pilihan ideal untuk sarapan ringan atau minuman penambah energi.

Di Indonesia, kopi pisang mulai dikenal lewat kreasi lokal seperti kopi Prilian Kulawi dari Sulawesi Tengah yang dipadukan dengan susu pisang. Kombinasi ini tidak hanya menghadirkan inovasi rasa, tetapi juga membuka peluang ekonomi kreatif berbasis produk lokal.

Selain itu, banyak kafe independen dan merek besar seperti Starbucks mulai mengadopsi varian banana coffee dalam menu mereka, memperkuat statusnya sebagai tren kuliner yang tidak sekadar viral, tapi juga berpotensi bertahan lama. (Asiaworldview/The Korea Times)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *