Sepanjang 2025, YLKI Menerima 1.977 Pengaduan Konsumen

Foto: istimewa

Jakarta,IntiJayanews.com – Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Niti Emiliana melaporkan menerima 1.977 pengaduan konsumen dari berbagai sektor sepanjang 2025.

YLKI memaparkan 10 besar pengaduan konsumen sepanjang 2025 masih didominasi oleh sektor-sektor yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar dan layanan esensial masyarakat. 

Bacaan Lainnya

Lima besar pengaduan konsumen pada 2025 yakni jasa keuangan sebanyak 325 pengaduan; belanja online 133 pengaduan; telekomunikasi 106 pengaduan; paket 61 pengaduan; dan perumahan 57 pengaduan.

Sepanjang 2025, YLKI menerima 1.977 pengaduan konsumen dari berbagai sektor yang terdiri dari 1.011 laporan individu dan 966 laporan kelompok. Aduan kelompok meliputi 919 kelompok konsumen perumahan serta 47 kelompok konsumen kebugaran. 

“Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan cermin dari masih rapuhnya sistem perlindungan konsumen di Indonesia. Pengaduan yang masuk menunjukkan pola berulang: hak konsumen diabaikan, pengaduan tidak ditanggapi, dan penyelesaian sengketa berjalan lambat serta tidak berkeadilan,” jelas dia.

YLKI memandang kenaikan pengaduan pada 2025 berkaitan erat dengan meningkatnya kebutuhan hidup masyarakat, yang tidak sebanding dengan kondisi ekonomi dan kemampuan finansial rumah tangga. 

Niti menuturkan, sepanjang 2025 masyarakat dihadapkan pada berbagai tekanan ekonomi, mulai dari pemutusan hubungan kerja (PHK), ketidakpastian pendapatan, hingga kenaikan biaya hidup. 

Dalam kondisi tersebut, banyak konsumen terdorong untuk menggunakan jasa keuangan, baik perbankan, pembiayaan, maupun pinjaman daring, sebagai strategi bertahan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun dalam praktiknya, situasi ini kemudian berkembang menjadi sengketa antara konsumen dan pelaku usaha, yang pada akhirnya tercatat sebagai pengaduan ke YLKI.

Selain sektor jasa keuangan, sektor transportasi pada 2025 terdapat 44 pengaduan, listrik 39 pengaduan, elektronik 29 pengaduan, pariwisata 28 pengaduan, serta otomotif 24 pengaduan. 

Data pengaduan individu tahun 2025 menunjukkan bahwa konsumen laki-laki lebih banyak tercatat mengajukan pengaduan dibandingkan konsumen perempuan.(Bloomberg Technoz)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *